Tingkah Anies Baswedan ke Umat Hindu Bisa Bikin Panas Dingin, Publik Colek Ni Luh Djelantik Aktivis Bali

Suara Bandung

Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:48 WIB
Tingkah Anies Baswedan ke Umat Hindu Bisa Bikin Panas Dingin, Publik Colek Ni Luh Djelantik Aktivis Bali
Ni Luh Djelantik memilih mundur dari Partai NasDem lantaran mendukung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024. (Instagram @niluhdjelantik)

SuaraBandung.id – Belum lama ini aktivis perempuan asal Bali, Ni Luh Djelantik memilih mundur dari Partai NasDem lantaran mendukung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024.
 
Aksi Ni Luh belum cukup dengan mundur dari partai. Dia juga pamer foto bersama Ganjar Pranowo sambal diduga menyindir Anies Baswedan yang didukung oleh orang-orang intoleran dan radikalis.
 
Bahkan, Ni Luh Djelantik mengatakan, umat Hindu Bali pernah merasa terancam oleh keberadaan orang-orang yang mendukung Anies Baswedan.
 
Ni Luh juga menyayangkan keterpilihan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta tidak bisa meredam kelompok intoleran.
 
Namun, apa yang jadi kritikan Ni Luh Djelantik ini tidak ditanggapi langsung oleh Anies Baswedan.
 
Bacapres 2024 asal Kuningan, Jawa Barat ini malah memperlihatkan tingkah yang biasa membuat mereka yang melabeli intoleran, panas dingin.
 
Bahkan netizen ‘menandai’ Nu Luh Djelantik ketika Anies Baswedan diterima tokoh Hindu di Jakarta.
 
Banyak dari barisan Ni Luh Djelantik yang menilai Anies Baswedan sebagai tokoh yang intoleran oleh sebagian orang, apalagi pasca-Pilgub 2017 lalu. 
 
Akan tetapi, selama lima tahun memimpin Jakarta, Anies Baswedan malah banyak diterima umat nonmuslim. 
 
Bahkan belum lama ini, Anies Baswedan dengan kekuasaan memberikan pelayanan setara bagi umat Hindu dengan umat lainnya di Jakarta. 
 

Anies Baswedan Pamit ke Pemuka Agama Hindu [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Anies Baswedan Pamit ke Pemuka Agama Hindu (sumber: Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih)

Apa yang dilakukan Anies Baswedan ini menuai reaksi dari Ketua Suka Duka Hindu Dharma Jakarta, I Made Sudarta.
 
Saat bertemu Anies Baswedan yang berkunjung ke Pura Aditya Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/10/2022), dia mengucapkan banyak terimakasih. 
 
Made Sudarta mengucapkan hal yang di luar perkiaraan pada Anies Baswedan. 
 
Dia berterimakasih kepada Anies Baswedan karena selama memimpin lima tahun, memberikan pelayanan yang setara bagi umat Hindu.
 
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur telah melaksanakan tugasnya luar biasa bisa mensetarakan umat Hindu di Jakarta,” kata dia. 
 
“Belum pernah kami menikmati, pada saat inilah umat Hindu mendapat pelayanan setara dengan umat lain,” kata Made Sudarta dilihat dari Youtube Debby Fritz Family.
 
Kemudian Made Sudarta menyebutkan satu contoh kecil adanya bantuan dari Gubernur Anies Baswedan berupa mesin kremasi pada tahun 2019. 
 
Kata dia, bantuan mesin kremasi yang diberikan Anies Baswedan melalui kebijakan, sangat membantu bagi umat Hindu di Jakarta dalam pengabenan.
 
“Mungkin, kalau bukan Pak Anies (Baswedan) gubernur, mungkin kami tidak dapat bantuan mesin kremasi untuk ngaben umat Hindu yang mengalami musibah. Terima kasih Pak Gubernur, dengan mesin kremasi ini sangat membantu umat ini untuk ngaben,” jelas dia.
 
Anies Baswedan yang datang ke Pura Aditya, lantas menjelaskan maksud dan tujuannya datang.
 
Dia mengatakan, tujuan utamanya untuk berpamitan karena selesai menjadi gubernur Jakarta. 
 
Bukan itu saja, Anies juga saat itu diminta meresmikan gedung serba guna, Jaya Sabha Aditya di Pura Aditya. 
 
“Kita berkewajiban untuk memberikan rasa keadilan untuk semua. Pertama kali mendengar 2017 bahwa umat Hindu Jakarta belum punya mesin kremasi sendiri, lalu carikan (biayanya), dan syukur bisa tuntas, semoga perasaan setara itu bisa terus dijaga,” jelas Anies.
 
Komentar Netizen:
 
“Panas dingin tuh tukan cap inteloren,” kata Mei sus.
 
“Datang ke pura & acara umat hindu sudah 10 x mungkin lebih, sungguh pemimpin yang adil utk seluruh warganya,” kata Bintang Sumunar.
 
“Niluh manaaaa, liat tuh Pak ANIES masih mau nyinyir bilang intoleran? buka mata, dan mata hati muuuu,” tulis Andy.
 
“Anies bapak toleransi dan pluralitas Indonesia,” lanjut subi yatmoko.
 
“Yang mengatakan Anies intoleran adalah buzzer dan cebong,” timpal Zuf Rial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?

Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?

Denpasar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:22 WIB

Ni Luh Djelantik Seret Agama Hindu Sambil Pamer Foto Bareng Ganjar Pranowo, Begini Sindiran Mengerikan Diduga ke Anies Baswedan

Ni Luh Djelantik Seret Agama Hindu Sambil Pamer Foto Bareng Ganjar Pranowo, Begini Sindiran Mengerikan Diduga ke Anies Baswedan

Bandung | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:34 WIB

Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam

Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam

Bandung | Senin, 10 Oktober 2022 | 08:47 WIB

Ni Luh Djelantik Mengaku Ditelepon Beberapa Parpol Setelah Keluar dari Nasdem

Ni Luh Djelantik Mengaku Ditelepon Beberapa Parpol Setelah Keluar dari Nasdem

Bali | Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:03 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×