Dosa yang Paling Dosa, Ternyata Ini yang Harus Direnungi, Buya Yahya: Kita Serius kepada Allah

Suara Bandung

Senin, 17 Oktober 2022 | 11:30 WIB
Dosa yang Paling Dosa, Ternyata Ini yang Harus Direnungi, Buya Yahya: Kita Serius kepada Allah
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Dosa dapat dilakukan oleh siapapun dan kapanpun, baik itu disengaja ataupun tidak.

Lalu, di antara dosa yang dilakukan manusia, dosa seperti apa yang dapat melebihi dosa-dosa lainnya?

Jawaban atas pertanyaan itu diungkapkan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa di antara dosa yang dilakukan manusia, ada satu dosa yang melebihi dosa-dosa lainnya.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 26 September 2022, berikut ulasannya.

Buya Yahya mengatakan bahwa apabila seseorang tidak merasa berdosa setelah melakukan satu dosa, maka itu adalah musibah besar.

"Bahkan kalau ada orang merasa tidak berdosa, ini ya musibah besar. Dosa yang paling dosa adalah orang berdosa tidak merasa berdosa," kata Buya yahya.

Buya Yahya lalu mengajak kita untuk merenungi diri sendiri atas apa yang telah kita perbuat.

"Ayo, kita merenungi diri kita, nggak usah tengok orang lain, nggak usah tunjuk orang lain, aku dengan mataku, aku dengan lisanku, aku dengan tontonanku, ini handphoneku, di internet, di laptopku, dan sebagainya," kata Buya Yahya.

baca juga

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa Allah memiliki sifat yang agung, yaitu sifat pengampun.

"Kita serius kepada Allah yang maha pengampun, jangan sia-siakan sifat Agung Allah, pengampun Allah," jelas Buya Yahya.

Setelah itu, Buya Yahya mengingatkan kita untuk segera menyesali dosa yang telah diperbuat dan memohon ampunan Allah.

"Ayo kita masuki lautan pengampunan Allah, jangan tunda esok hari, hamba Allah, mari kita menyesali dosa kita, berusaha menyesali dosa kita," ucap Buya Yahya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa hendaknya kita tidak mengulangi kesalahan kita dan melakukan tobat.

"Dan kita harus pandai mengingat kesalahan kita agar kita tidak mengulang kesalahan tersebut dan agar kita mohon ampun kepada Allah," kata Buya Yahya.

"Mengingat kesalahan untuk bertobat, bukan mengingat kesalahan untuk menjadi terpuruk, putus asa, tidak. Mengingat untuk tobat," pungkas Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagikan Kunci Sukses untuk Berakhlak Mulia, Buya Yahya: Mulia karena Apa?

Bagikan Kunci Sukses untuk Berakhlak Mulia, Buya Yahya: Mulia karena Apa?

Bandung | Senin, 17 Oktober 2022 | 10:54 WIB

Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua ketika Ingin Berbuat Baik, Buya Yahya: Jangan Bebani Anak

Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua ketika Ingin Berbuat Baik, Buya Yahya: Jangan Bebani Anak

Bandung | Senin, 17 Oktober 2022 | 08:10 WIB

Jangan Ditunda! Berbuat Baik Harus Dilakukan dengan Segera, Mengapa? Ini Kata Buya Yahya

Jangan Ditunda! Berbuat Baik Harus Dilakukan dengan Segera, Mengapa? Ini Kata Buya Yahya

Bandung | Senin, 17 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Bukan Hanya Lafadz Allah, Jangan Cantumkan Nama-nama Ini di Surat Undangan, Mengapa Demikian? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Bukan Hanya Lafadz Allah, Jangan Cantumkan Nama-nama Ini di Surat Undangan, Mengapa Demikian? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Bandung | Minggu, 16 Oktober 2022 | 17:08 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×