SuaraBandung.id – Baru saja Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi menjalani sidang gugatan cerai dari Anne Ratna Mustika.
Dilihat dari sejumlah akun media sosial miliknya, mantan Bupati Purwakarta dua periode ini tampak santai menyikapi masalah rumah tangga yang dihadapinya.
Bahkan Kang Dedi terlihat jika semua masalah adalah skenario Sang Pencipta di mana manusia hanya menjalaninya.
Dalam pandangan Kang Dedi, semua milik Allah akan kembali padanya tanpa bisa ada yang menghalangi termasuk jika sudah jelas-jelas dikuasai.
Di tengah proses sidang perceraian atas gugatan Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi berbicara hal yang sangat dalam.
Apakah benar pembicaraan Kang Dedi tersebut dari lisannya untuk pendidikan publik, atau ada bumbu-bumbu yang ditujukan pada Anne Ratna Mustika. Tidak ada yang tahu.
Dalam videonya, Kang Dedi tampak duduk di depan warung. Dia berbicara jika kehidupan harus senantiasa dinikmati dan disyukuri.
Namun, tidak jarang apa yang sudah dimiliki yang seolah-olah membahagiakan, ternyata tidak bisa menjamin.
“Ini lah yang namanya kehidupan. Yang nama hidup itu kadang-kadang apa yang kita kerjakan belum tentu kita nikmati," kata Kang Dedi.
Baca Juga: Dosa yang Menghitam, Mungkinkah Masih Diampuni? Ustaz Adi Hidayat: Sudah Banyak Maksiatnya
"Apa yang kita siapkan bisa jadi kita tidak menggunakan, tidak memakainya,” kata Kang Dedi Mulyadi melalui video yang diposting di Instagram @dedimulyadi71, Rabu pagi (19/10/2022).
Kemudian Kang Dedi Mulyadi memberi contoh tentang apa yang dibicarakannya.
Dedi Mulyadi terlihat duduk di sebuah warung. Dia sudah menyiapkan minuman teh dalam secangkir gelas.
![Kolase foto Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika [Instagram Pemkab Purwakarta]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2022/09/21/1-kolase-foto-anggota-dpr-ri-dedi-mulyadi-dan-bupati-purwakarta-anne-ratna-mustika.png)
Tanpa disadari Kang Dedi begitu asyik mengobrol bersama pedagangnya.
Tiba-tiba tanpa disadari oleh Kang Dedi, minuman teh di gelas yang sudah disiapkan untuknya, malah diambil orang.
“Contoh saya pagi ini. Sudah pesan ke Neng (panggilan pada wanita lebih muda) dari tadi teh. Ngambilnya juga sampai dari belakang," kata Kang Dedi.