5 Mitos Seputar Gerhana Matahari yang Dipercayai Banyak Orang

Suara Bandung

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:10 WIB
5 Mitos Seputar Gerhana Matahari yang Dipercayai Banyak Orang
Gerhana Matahari muncul di beberapa negara Asia dan Eropa seperti Rusia Barat, Kazakhstan, dan Rusia Tengah (Pixabay/Buddy_Nath)

SuaraBandung.id - Tadi siang, sejumlah negara di Asia dan Eropa mengalami fenomena gerhana matahari.

Fenomena gerhana matahari adalah sebuah kejadian dimana posisi bulan terletak diantara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit.

Fenomena gerhana matahari sering dikaitkan dengan mitos kepercayaan masyarakat setempat. Seperti mitos akan datangnya sebuah bencana hingga tanda kematian dan masih banyak lainnya.

Berikut 5 mitos mengenai fenomena gerhana matahari:

1. Adanya Raksasa yang Memakan Matahari

Mitos ini dipercaya oleh masyarakat Indonesia pada jaman dahulu. Mereka mempercayai jika matahari sedang dimakan oleh Batarakala. Di Vietnam, mereka juga mempercayai jika matahari hilang karena dimakan oleh katak raksasa. Namun tentunya ini hanyalah sebuah mitos, karena tidak ada satupun hewan yang dapat memakan matahari

2. Membuat Suara Bising Agar Matahari Cepat Muncul

Selanjutnya, mengenai raksasa yang memakan matahari, maka masyarakat Indonesia percaya jika membuat suara bising akan menganggu raksasa dan memuntahkan kembali matahari yang telah ia makan. 

3. Gerhana Matahari Akan Membuat Makanan Jadi Beracun

Masyarakat India akan berpuasa saat fenomena gerhana matahari terjadi. Hal ini dikarenakan masyarakat disana percaya jika gerhana matahari akan membuat makanan mereka menjadi beracun. Faktanya, gerhana matahari sama sekali tidak memiliki radiasi atau gas beracun yang akan membuat bahaya bagi manusia.

4. Wanita Hamil Tidak Boleh Keluar Rumah

Banyak sekali orang yang sangat percaya dengan mitos yang satu ini. Mereka percaya jika wanita yang sedang hamil pergi keluar rumah saat gerhana matahari berlangsung akan memberikan efek yang tidak baik kepada janinnya seperti, bibir sumbing bahkan dapat menyebabkan keguguran. Padahal gerhana matahari tidak berbahaya untuk manusia.

5. Melihat Gerhana Matahari Dapat Sebabkan Kebutaan

Mitos yang satu ini sangat populer di seluruh dunia lho. Karena mitos ini satu - satunya mitos yang paling masuk akal. Namun faktanya tidak langsung menyebabkan kebutaan. Hal ini dikarenakan melihat matahari secara langsung saat gerhana atau tidak akan membuat mata sakit dan bisa menyebabkan kebutaan. Tentunya jangan ditiru ya, haruslah memakai kacamata jika ingin melihat matahari.

Itulah 5 mitos mengenai fenomena gerhana matahari. Ada yang kalian percaya?

(*)

Sumber: Youtube TOP TIME

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Mitos yang Bikin Kamu Takut Gagal, Jadi Penghambat Kesuksesan!

3 Mitos yang Bikin Kamu Takut Gagal, Jadi Penghambat Kesuksesan!

Your Say | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:57 WIB

Apa Itu Gerhana Matahari dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan di Bumi?

Apa Itu Gerhana Matahari dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan di Bumi?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:03 WIB

Gerhana Matahari dan Kepatuhan Rakyat Indonesia Kepada Soeharto

Gerhana Matahari dan Kepatuhan Rakyat Indonesia Kepada Soeharto

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Clean Sheet Lawan Mozambik, Maarten Paes Dipuji Klub Raksasa Eropa

Clean Sheet Lawan Mozambik, Maarten Paes Dipuji Klub Raksasa Eropa

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:23 WIB

Film Jongot Merekam Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur

Film Jongot Merekam Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur

Sumsel | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Pertamax Rp16.250: Saatnya Kelas Menengah Turun Kasta ke Jalur Pertalite?

Pertamax Rp16.250: Saatnya Kelas Menengah Turun Kasta ke Jalur Pertalite?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Byeon Woo Seok Gelar Tur Asia The Secret Library, Jakarta Masuk List?

Byeon Woo Seok Gelar Tur Asia The Secret Library, Jakarta Masuk List?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum

5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:14 WIB

Jelang Festival Film Purbalingga 2026, Puluhan Pemuda Desa Ikuti Pelatihan Pemutaran Film

Jelang Festival Film Purbalingga 2026, Puluhan Pemuda Desa Ikuti Pelatihan Pemutaran Film

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:14 WIB

5 Tablet dengan Chipset Snapdragon Termurah Juni 2026 untuk Produktivitas

5 Tablet dengan Chipset Snapdragon Termurah Juni 2026 untuk Produktivitas

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:11 WIB

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:10 WIB