7 Fakta Terbaru Erupsi Gunung Semeru, Amuk dari Kawah Jonggring Seloko Berpotensi Meluas

Suara Bandung

Minggu, 04 Desember 2022 | 17:06 WIB
7 Fakta Terbaru Erupsi Gunung Semeru, Amuk dari Kawah Jonggring Seloko Berpotensi Meluas
Kolase dokumen dan kondisi pasca Erupsi Gunung Semeru, Lumajang Jawa Timur, pada Minggu (4/12/2022). (bandung.suara.com)

SuaraBandung.id – Berikut adalah sederet fakta yang terjadi setelah terjadinya erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Sebagai informasi, jika saat ini Indonesia makin terkepung oleh bencana alam yang sebelumnya sama sekali tidak diprediksi.

Setelah gempa bumi di Cianjur yang meluluhlantakan wilayah tersebut, kini bencana alam kembali datang.

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Minggu (4/12/2022) sejak pukul 02.46 WIB dini hari. 

Hingga sore ini masih sangat tampak moncong puncak Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG).

Berikut adalah sederet fakta yang dirangkum berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Lumajang.

1. Awan panas mencapai 19 Km

Dikutip dari laman BPBD Kabupaten Lumajang, jarak luncuran awan panas guguran (APG) akibat erupsi Gunung Semeru hingga siang hari tadi mencapai 19 kilometer.

Tampak luncuran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan dan telah melewati Jembatan Gladak Perak.

“Sudah sampai Gladak Perak,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang Joko Sambang seperti dikutip bandung.suara.com dari laman resmi BNPB.

baca juga

2. 8 kali gempa

Sementara itu, erupsi Gunung Semeru juga membuat kondisi di sana diselimuti delapan kali gempa bumi.

Selama erupsi Gunung Semeru sejak pukul 00.00-06.00 WIB, sudah terekam 8 kali gempa letusan dan 1 gempa awan panas guguran.

Dengan kondisi tersebut artinya aktivitas vulkanik berupa erupsi dan APG di Gunung Semeru masih sangat tinggi. 

3. Potensi aliran lahar meluap

Curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut  berpotensi mengakibatkan terjadinya aliran lahar. 

Peningkatan aktivitas vulkanik yang terus terjadi membuat PVMBG menaikkan status Gunung Semeru dari Siaga menjadi Awas.

Artinya, status tersebut naik dari Level III naik ke Level IV, terhitung per pukul 12.00 WIB hari ini.

4. Amuk Kawah Jonggring Seloko

Sementara itu, sumber awan panas guguran berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava.

Posisinya berada sekitar 800 meter dari puncak Gunung Semeru atau banyak dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan Kawah Jonggring Seloko.

PVMBG kemudian mengeluarkan imbauan pada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan atau sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

5. Masyarakat diminta menjauh

Erupsi Gunung Semeru yang tiba-tiba, menjadi ancaman bencana bagi warga sekitar.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter.

Kemudian masyarakat juga diminta menjauh dari segala aktivitas  di tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar dari puncak Semeru.

6. Bahaya batu pijar

Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru.

Pihak otoritas setempat sangat mengkhawatirkan akan adanya bahaya lontaran batu pijar.

Masyarakat juga sangat diharapkan selalu waspada pada terjadinya potensi APG seperti guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

7. Wilayah rawan

Sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat berpotensi menjadi lintasan lahar yang mengalir melalui sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

PVMBG juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BREAKING NEWS: Garut Diguncang Gempa Bumi, Kekuatan Nyaris Sama dengan Cianjur

BREAKING NEWS: Garut Diguncang Gempa Bumi, Kekuatan Nyaris Sama dengan Cianjur

Bandung | Sabtu, 03 Desember 2022 | 17:08 WIB

BMKG Pusat Imbau Dua Kabupaten dan Kota di Jabar Siaga Bencana Banjir dan Longsor, Berikut Penjelasannya

BMKG Pusat Imbau Dua Kabupaten dan Kota di Jabar Siaga Bencana Banjir dan Longsor, Berikut Penjelasannya

Bandung | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:07 WIB

Peringatan Dini BMKG! Waspada 3 Hari Kedepan Wilayah Jabar Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya

Peringatan Dini BMKG! Waspada 3 Hari Kedepan Wilayah Jabar Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya

Bandung | Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:55 WIB

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang, Waspada Munculnya Penyakit Dimusim Penghujan

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang, Waspada Munculnya Penyakit Dimusim Penghujan

Bandung | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Gempa Banten Terasa Hingga Sukabumi dan Sekitarnya, Ribuan Warganet Berikan Komentar: Jabodetabek, Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Sukabumi Kenceng

Gempa Banten Terasa Hingga Sukabumi dan Sekitarnya, Ribuan Warganet Berikan Komentar: Jabodetabek, Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Sukabumi Kenceng

Bandung | Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:57 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×