SuaraBandung.Id-Berikut panduan sholat Dhuha yang memiliki banyak faedah, salah satunya bisa memperlancar jalannya rezeki dari Allah SWT.
Panduan sholat Dhuha, tidak jauh dari seputar bacaan niat, tata cara dan doa sholat Dhuha seperti yang biasa dilakukan Rasuluallah SAW. Insya Allah amalan ini akan mendatangkan rezeki yang tak berbatas.
Perlu diketahui, dalam setiap panduan sholat Dhuha, selalu diberikan pilihan untuk berniat di dalam hati, atau diucapkan atau dilafalkan.
Simak baik-baik bacaan sholat Dhuha, dapat dilafalkan seperti di bawah ini:
Ushalli sunnatad dhuh rak‘ataini lillhi ta‘l.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat karena Allah SWT."
Sholat Dhuha dikerjakan minimal dua rakaat. Namun, tidak ada larangan untuk menambah jumlah rakaat shalat dhuha. Karena, Nabi Muhammad pernah melakukan shalat duha 8 rakaat, berdasarkan riwayat Ummu Hani',
"Nabi saw, pada tahun terjadinya Fathu Makkah beliau shalat dhuha delapan rakaat." (H.R. Bukhari).
Jika sholat dhuha dikerjakan lebih dari dua rakaat, maka pengerjaannya diutamakan sekali salam untuk dua rakaat.
Setelah mengerjakan sholat Dhuha, agar lebih afdhol maka dianjurkan untuk membaca beberapa doa. Adapun doanya, sebagai berikut:
Allhumma innad dhuh’a dhuh’uka, wal bah’a bah’uka, wal jamla jamluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka.
Artinya, "Wahai Tuhanku, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu."
()
Allhuma in kna rizq fis sam’i fa anzilhu, wa inkna fil ardhi fa akhrijhu, wa inkna mu’siran (mu‘assaran) fa yassirhu, wa in kna harman fa thahhirhu, wa inkna ba‘dan fa qarribhu, bi haqqi duh’ika wa bah’ika wa jamlika wa quwwatika wa qudratika. tin m atayta ‘ibdakas shlihn.
Artinya, "Wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Jika sukar atau dipersulit (kudapat), mudahkanlah. Jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah.