SuaraBandung.id – Belakangan ini sedang viral video di TikTok tentang istilah body count yang digunakan sebagai bahasa gaul oleh sebagian orang.
Namun rupanya, istilah body count tidak bisa sembarangan diucapkan. Hal ini karena dalam beberapa persepsi seseorang, istilah tersebut ternyata memiliki arti yang berbeda.
Untuk itu, sebelum menggunakan istilah body count, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu soal arti sebenarnya dari istilah tersebut.
Mengutip Pop Buzz pada Selasa (31/1/2023), istilah body count memiliki dua arti yang berbeda.
Pertama, istilah yang sedang viral di TikTok itu mengacu pada jumlah orang yang pernah berhubungan seks dengan Anda.
Kedua, dalam persepsi lain, istilah body count mengacu pada jumlah orang yang terbunuh dalam suatu peristiwa, seperti bencana alam ataupun kasus pembunuhan.
Dalam bahasa Inggris “body” berarti tubuh dan “count” berarti hitungan. Sehingga, istilah body count artinya lebih kepada hitungan atau jumlah orang yang terlibat dalam sebuah kejadian atau aktivitas.
Istilah body count sebenarnya sudah populer pada tahun 202, namun mulai menjadi viral di TikTok pada saat ini.
Beberapa faktor yang menyebabkan istilah body count viral di TikTok adalah kemudahan penggunaan istilah ini dan popularitas TikTok sebagai platform media sosial yang menyediakan ruang bagi penggunanya untuk membuat dan berbagi video.
Selain itu, penggunaan istilah Body Count juga tidak terbatas pada TikTok saja, tetapi juga bisa ditemukan di platform media sosial lainnya seperti Instagram atau Twitter. Dalam hal ini, istilah ini sering digunakan untuk mengacu pada jumlah orang yang terlibat dalam sebuah kejadian atau aktivitas tertentu.
Meski begitu, secara keseluruhan istilah body count yang sedang viral di TikTok dan digunakan oleh banyak pengguna itu tidak bisa digunakan sembarangan karena akan menimbulkan persepsi yang berbeda. (*)