SuaraBandung.id - Richard Eliezer atau Bharada E diisukan akan dilantik dan diangkat menjadi Kadiv Propam untuk menggantikan Ferdy Sambo.
Kabar pelantikan Bharada E tersebut diberitakan oleh kanal Youtube Warta Informasi (@wartainformasi) pada hari Selasa (21/2/2023) lalu.
Dengan judul,"Jadi teladan P0lri || Bharda E diangkt gntikan Smbo jadi Kdiv Pr0pm?."
Pada sampul video, konten kreator menggunakan kolase foto Presiden Jokowi dan Bharada E yang seolah sedang melaksanakan pelantikan kenaikan pangkat.
Lengkap dengan tulisan penegas:"Gantikan Posisi Sambo? Presden & Kaporli Lantik Bharada E."
Video diawali dari tangkapan layar sebuah headline berita media massa online, yang membahas terkait dugaan keteladanan Bharada E di lingkup kepolisian dengan syarat melakukan beberapa hal.
Konten berdurasi 4 menit, 14 detik tersebut lebih banyak berisi analisa dari beberapa pihak yang mengamati peran dan perilaku Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Utamanya terkait langkah Richard Eliezer yang bekata jujur dan menguak skenario palsu Sambo pada persidangan.
Cek fakta:
Baca Juga: Oknum Penipu Catut Nama David Ozora untuk Galang Donasi, Jonathan Latumahina Tegaskan Hal Ini!
Berhubungan dengan tajuk di atas, tim bandung.suara.com menelusuri lebih lanjut kebenaran berita.
Jika dilihat dari isi, maka tidak ada keterangan lebih lanjut yang menampilkan tentang pelantikan Bharada E menjadi Kadiv Propam untuk menggantikan Sambo.
Tidak ada pula narasi yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi ikut serta melantik Eliezer untuk kenaikan pangkat tersebut.
Isi video kabenyakan mengambil cuplikan dari beberapa sumber. Seperti artikel dari kanal media massa, komentar dari Pengamat Kepolisian Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto.
Termasuk pengamatan Bambang Rukminto untuk pengunduran diri Eliezer dari kepolisian, supaya dia menjadi suri tauladan.
Sisanya, lebih banyak keterangan vonis hukuman serta kebijakan yang mengatur masa hukuman untuk Eliezer.