SuaraBandung.id - Kemegahan konser band Radja di Johor, Malaysia ternyata berujung petaka.
Pasalnya, Radja yang didapuk sebagai salah satu pengisi acara, justru mendapatkan perlakukan mengerikan dari oknum penyelenggara.
Yakni sebuah penyekapan hingga ancaman mau dibunuh usai konser berakhir, pada hari Sabtu (11/3/2023) di Area Larkin, Johor Bahru, Malaysia.
Akibat hal itu, diwakili oleh Ian Kasela, personel Radja mengaku terancam. Bahkan, perilaku oknum yang awalnya dikira sebatas prank, kini membuat mereka trauma berat.
"Ini mindset sih, ini trauma banget! Gue tuh ya, orang mau foto selalu welcome, selalu sambut. Nggak pernah gue tuh takut. Ini kemaren, jadi habis laporan dari Kantor Polisi Johor, gue tuh ke Kuala Lumpur 4 jam lebih perjalanan.'
'Kita paham driver ngantuk, kita paham driver capek, dia minta izin beli kopi. Ok, begitu beli kopi di peristirahatan, di pom bensin, nggak tahu ya secara kebetulan kita parkir. Mobil di belakang anak muda, bukan siapa-siapa, isi bensin.'
'Gue turun mau kencing ke toilet, driver beli kopi, mungkin 4 orang ini dia mengenal, mungkin fans kita. Tapi reaksi mereka, mungkin karena ketemu idola, dia mengejar lari empat-empatnya. Gue biasanya nggak papa, santai aja. Tapi karena gue abis traumatik, gue kayak mau nangkis," ceritanya panjang lebar, Selasa (14/3/2023).
Sesampainya di bandara Kuala Lumpur, apa yang dirasakan oleh Ian kembali menemui hal yang sama. Yaitu ketakutan ketika ada fans yang meminta foto bersamanya.
Trauma yang ia rasakan bahkan sampai terbawa mimpi, usai mendapatkan perilaku mengerikan yang dengan jelas mengatakan akan membunuh mereka waktu itu. (*)
Baca Juga: Febby Islami Rilis Lagu Religi 'Tak Pernah Jauh', Inspirasinya dari Surah Qaf
Sumber: Youtube Intens Investigasi