SUARA BANDUNG - Laporkan TikToker Awbimax, usai pemuda asal Lampung itu mengkritik kota kelahirannya terkait problematika di Kota Lampung, Gindha Ansori Wayka beberkan alasannya.
Dalam sebuah video, Gindha Ansori menyatakan alasan ia melaporkan TikToker Awbimax, yang dinilai salah dalam menyampaikan aspirasinya sebagai warga Lampung.
Gindha Ansori mengatakan bahwa kritikan TikToker Awbimax atau yang bernama asli Bima, kurang sopan dan kurang bermartabat.
Dengan tegas, Gindha Ansori menyatakan akan mengajari bagaimana caranya menyampaikan aspirasi yang benar.
"Bahwa saya akan memberikan pendidikan yang benar. Bagaimana cara menyampaikan aspirasi yang benar, dengan menggunakan kata-kata yang bermartabat," katanya dalam sebuah potongan video yang diunggah oleh akun Twitter @Aryprasetyo85, pada hari Minggu (16/4/2023).
Tak hanya itu, Gindha juga berkata bahwa peristiwa dan problematika yang dikritik Bima, salah satunya adalah korupsi dan suap, tidak hanya terjadi di Lampung saja.
![Potongan video Gindha Ansori beberkan alasan laporkan TikToker Awbimax. [Twitter @Aryprasetyo85]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2023/04/16/1-image0-9.jpeg)
"Soal proyek-proyek mangkrak, jalan di mana-mana bermasalah. Terus kemudian soal-soal UN yang kemudian bocor, penegakan hukum yang kemudian belum maksimal, dan korupsi itu serta suap-menyuap itu. Bukan hanya problematika yang hanya terjadi di Lampung saja. Ini yang perlu diketahui," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi pasca pandemi, membuat pembangunan terbatas.
"Apalagi kita baru bangkit 2 tahun, pasca Covid. Jadi wajar kalau kemudian pembangunan itu terbatas, Bos!," kata dia. (*)
Baca Juga: Hafal Hadis dan Alquran Ustadz Adi Hidayat Ternyata Punya Ketakutan Soal Hal Ini
Sumber: Twitter @Aryprasetyo85