bandung

Apakah Tidak Membayar Hutang Itu Dosa Besar? Ini Penjelasannya Menurut Ustadz Buya Yahya

Suara Bandung Suara.Com
Sabtu, 03 Juni 2023 | 13:12 WIB
Apakah Tidak Membayar Hutang Itu Dosa Besar? Ini Penjelasannya Menurut Ustadz Buya Yahya
Buya Yahya beri penjelasan soal golongan orang yang tidak membayar hutang, dengan mempertimbangkan perbedaan antara ketidakmampuan dan ketidakjujuran dalam membayar hutang. (Youtube/Al Bahjah TV)

SUARA BANDUNG – Menghadapi tanggungan hutang bisa menjadi pengalaman yang rumit dan membebani. Sering kali, kita menemui situasi di mana seseorang tidak mampu membayar hutang yang dimilikinya.

Tidak adanya kemampuan finansial yang memadai dapat memahami alasan mengapa beberapa orang berjuang untuk memenuhi kewajiban mereka.

Namun, apakah semua orang yang tidak membayar hutang akan mendapat dosa besar di akhirat kelak?

Mengutip penjelasan ustadz Buya Yahya dari kanal YouTube Al Bahjah TV, terdapat dua golongan dalam persoalan hutang ini.

Golongan tersebut adalah orang yang tidak membayar hutang dengan mempertimbangkan perbedaan antara ketidakmampuan dan tidak jujur dalam persoalan membayar hutang.

Berdasarkan penuturan Buya Yahya, orang yang tidak membayar hutang karena terkendala masalah finansial, maka tidak akan mendapat dosa.

“Kalau orang punya utang karena memang tidak mampu membayar, kemudian dia mati, dia tidak dosa karena memang tidak mampu,” ujar Buya Yahya

Di sisi lain, ada juga orang-orang yang memiliki kemampuan finansial yang memadai, tetapi enggan untuk membayar hutang yang mereka miliki.

Buya Yahya menjelaskan, tidak membayar hutang dalam situasi tersebut dapat dianggap sebagai dosa karena tidak jujur dan mengabaikan kewajibannya.

Baca Juga: 4 Cara Hadapi Tim Lawan yang Menggunakan Granger di Game Mobile Legends

“Yang dosa besar itu mampu (membayar hutang), tapi dia lari enggak mau bayar,” tuturnya.

Oleh sebab itu Buya Yahya mengingatkan, jika memang tidak membayar hutang karena kondisi finansial yang tidak memadai, maka sebaiknya meminta maaf kepada pemberi pinjaman.

“Sebaiknya minta maaf. Kalau dimarahi ya terima karena memang kita tidak sanggup bayar. Biarpun seharusnya dia (pemberi pinjaman) enggak usah marah, kalau marah habis pahalanya,” pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI