bandung

Melihat Teman Bermaksiat, Ini Cara Menasihatinya Menurut Buya Yahya

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 09 Juli 2023 | 10:52 WIB
Melihat Teman Bermaksiat, Ini Cara Menasihatinya Menurut Buya Yahya
Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan cara menasihati teman yang bermaksiat. (YouTube/Al Bahjah TV)

SUARA BANDUNG - Sebagai seorang Muslim, menyampaikan kebenaran dan saling menasihati kepada sesama tentu sudah menjadi sebuah anjuran.

Namun cara yang salah dalam penyampaiannya, sering kali membuat nasihat tersebut tidak didengar.

Dalam kanal YouTube Al Bahjah TV, Ustadz Buya Yahya memberikan pandangan dan petunjuk tentang cara menasihati teman yang sedang berbuat kemaksiatan.

Buya Yahya menggarisbawahi pentingnya memandang orang bermaksiat dengan pandangan kasih sayang dan menyadari bahwa kita dianjurkan untuk saling mengingatkan.

“kita perlu memandang orang bermaksiat dengan pandangan kasih sayang, dan pandangan kasih sayang itu akan menggugah kita untuk mencari cara bagaimana saya membawa dia untuk kembali (tidak berbuat maksiat),” ujar Buya Yahya

Dalam cara menasihati ini bermacam-macam, namun Buya Yahya mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

“Kita lihat kondisinya, Anda harus lihat siapa diri Anda, sejauh mana kekuatan bicara anda bakal didengar,” tuturnya.

Sehingga saat ingin menasihati atau menyampaikan kebenaran kepada teman yang bermaksiat, perlu adanya pengertian soal waktu, cara, dan posisi.

1. Perhatikan Waktu yang Tepat

Pertama-tama, Buya Yahya menekankan pentingnya memperhatikan waktu yang tepat. Menurutnya, menasihati atau menyampaikan kebenaran tidak perlu seketika saat seseorang melakukan kesalahan.

Baca Juga: Jejak Kontroversi Effendi Simbolon: dari Singgung TNI, Kini Dukung Prabowo?

Sebaliknya, kita perlu mencari waktu yang tepat sehingga hati orang tersebut terbuka untuk menerima nasihat yang diberikan. Dengan demikian, kata-kata dan nasihat kita akan lebih didengar dan diterima dengan baik.

2. Perhatikan Posisi

Selanjutnya, Buya Yahya menekankan pentingnya memahami posisi kita sebagai orang yang menyampaikan kebenaran.

Jika kita menyadari bahwa omongan kita tidak akan didengar oleh orang tersebut, tidak perlu memaksakan diri.

Sebaliknya, kita harus mencari orang lain yang bisa lebih efektif dalam menyampaikan pesan yang sama. Hal ini penting untuk menghindari agar orang tersebut tidak semakin menjauh.

3. Menasihati dengan Berbuat Baik

Terakhir, Buya Yahya menekankan pentingnya berbuat baik dalam menyampaikan kebenaran kepada teman yang bermaksiat.

"Penuh hatinya dengan kebaikanmu maka dia akan membuka hatinya untuk dengar omonganmu ini. Jadi, kalau kita ingin nasihati orang ya kita harus pakai akhlak," pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI