bandung

Desa Tarumajaya Bandung Produktif Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Organik Siap Pakai

Suara Bandung Suara.Com
Selasa, 18 Juli 2023 | 19:15 WIB
Desa Tarumajaya Bandung Produktif Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Organik Siap Pakai
Warga Desa Tarumajaya, Bandung produktif mengolah sampah menjadi pupuk organik. (dok. Destia Mustikasari)

SUARA BANDUNG Pengolahan sampah menjadi pupuk memang sudah tak asing didengar. Tetapi sangat jarang terdapat desa yang secara produktif mengelola sampah tersebut hingga bisa dijual bahkan menjadi pupuk organin yang siap pakai seperti di Desa Tarumajaya.

Warga pada salah satu dusun di Desa Tarumajaya Kertasari Bandung, yaitu Dusun Goha RW 09, kerap kali memanfaatkan sampah menjadi pupuk organik kemasan.

Petugas yang mengelola sampah di Desa Tarumajaya tersebut berjumlah 5 orang, dan merupakan mereka yang memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan. Mereka tidak mendapat imbalan dan mengerjakannya dengan ikhlas.

Sementara itu, TPS Dusun Goha 2 telah beroperasi kurang lebih 1 tahun lamanya. Ini membuktikan adanya perjuangan warga ke arah yang lebih baik untuk menjadikan desa mereka menjadi lebih maju.

Berdasarkan informasi, sampah yang  dikumpulkan di TPS atau Tempat Pembuangan Sampah setempat diolah warga desa Tarumajaya melewati beberapa proses.

Yakni proses pertama, tumpukan sampah tersebut akan dipilah terlebih dahulu, dan membaginya ke dalam dua jenis. Sampah organik diolah menjadi pupuk yang mana akan bisa digunakan untuk perkebunan masyarakat Tarumajaya, dan sampah lainnya seerti botol-botol akan dikumpulkan lalu dijual.

Tahapan pengolahan sampah yang dilakukan Dusun Goha Desa Tarumajaya yaitu 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).

Diketahui bahwa proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk tersebut dapat memkan waktu hingga 1 bulan, yaitu dimulai dari pengumpulan, pemilahan, pengeringan, hingga pada pengemasan.

Kemudian, harga daripada pupuk yang sudah dibungkus itu sebesar Rp10 ribu per 3 kg, dan yang membelinya termasuk masyarakat desa Tarumajaya. Hasil penjualannya akan menjadi upah untuk para pengelola sampah yang ada.

Baca Juga: Seirama dengan Shin Tae Yong, Coach Justin Geleng-geleng Kepala Soal Pola Makan Pemain Timnas: Makanya Gue Sering Ribut

Walaupun hasil yang didapat dari penjualan tak seberapa, pengelola tetap bersyukur karena dengan pupuk itulah masyarakat tidak harus mencari di luar dusun ataupun desa. Karena itu TPS 3R menyediakan pupuk organim hasil pengolahan warganya sendiri. (*/Alina)

Sumber: Survei Pribadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI