Tangis Pilu Mahasiswi Asal Bandung, Tak Bisa Hadiri Pemakaman sang Ibunda

Suara Bandung

Sabtu, 30 September 2023 | 17:00 WIB
Tangis Pilu Mahasiswi Asal Bandung, Tak Bisa Hadiri Pemakaman sang Ibunda
Mahasiswi Bandung menangis tidak bisa hadiri pemakaman ibunya. ((Dok. Pribadi Mahasiswi Bandung))

SUARA BANDUNGBaru-baru ini muncul kabar duka dari Mahasiswi asal Bandung yang tengah melaksanakan Magang Kampus Merdeka di luar provinsi.

Ia mendapat kabar duka ibundanya yang baru meninggal, membuatnya menangis karena tidak bisa menghadiri pemakaman ibunda nya.

Diketahui saat ini mahasiswi bandung tersebut tengah melaksanakan magang MSIB di Kota Surabaya.

Jarak yang tak memungkinkannya bisa pulang secara mendadak untuk menghadiri pemakaman ibunya, bahkan hanya untuk melihat wajah sang ibunda untuk yang terakhir kali.

"Aku dengar kabar dari adikku, saat aku baru saja mau berangkat magang hari kemarin" kata mahasiswi tersebut yang tak ingin menyebutkan namanya.

Ia mengatakan bahwa awalnya ia syok dengan kabar tersebut, tetapi berusaha untuk tenang. Dan tetap memilih berangkat ke tempat magang.

Karena jarak tempat magang yang tidak terlalu jauh membuatnya memilih berjalan kaki. Namun pada saat di perjalanan ia kembalu memikirkan kabar tersebut dan mulai menangis di sana.

"Aku langsung ditelpon kakak sepupuku yang menanyakan keberadaanku. Ia bilang posisinya aku lagi di mana di tempat magang atau di kosan, aku bilang lagi di jalan. Di sana aku mulai diminta menerima fakta bahwa ibuku sudah meninggal. Aku diminta untuk kuat, ya aku cuman bisa nangis" ucap mahasiswi tersebut.

Ia mengatakan ingin pulang pada saat itu juga, tapi keadaan yang tidak memungkinkan. Posisinya ia sedang magang dari kemendikbud/MSIB yang dimana biaya mobilisasi ke dari Bandung ke Surabaya dibiayai langsung oleh pihak magang. 

baca juga

Dia ingin pulang naik kereta tetapi membutuhkan waktu 8 jam perjalanan, jadi ia rasa percuma karena tetap tidak akan bisa melihat jasad ibunya.

"Yang bikin aku gak bisa nahan tangis kenapa Allah mengirimkan aku jauh dari ibuku saat ia meninggal. Kenapa gak pada saat aku lagi di Bandung," kata mahasiswi itu.

"Apa karena Allah sengaja supaya aku tidak melihat jasad ibuku, karena Allah juga pasti tahu aku gak akan kuat. Aku berusaha menerima bahwa pasti ini semua rencana Allah, dan ini pasti yang terbaik," lanjutnya sembari menangis pilu.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sepupunya hanya menangis berusaha menguatkannya, ia diminta kuat bertahan sendirian di Surabaya.

Menenangkan diri, banyak berdoa, jangan menyakiti diri sendiri, dan jangan pernah nyerah karena masih ada harapan dari ibunya kepadanya.

"Aku bahkan gak bisa ada bersama keluargaku di saat momen penuh duka kemarin. Aku nangis sendirian," kata dia.

Diketahui kabarnya saat ini ia masih belum pulang dan saling membagi duka bersama keluarganya. Tapi ia sudah berbicara dan menangis bersama keluarga melalui video call.(*/Alina)

Sumber: Wawancara pribadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suhu Panas Bakal Bertahan di Bandung hingga Oktober, Warganet Bandingkan dengan Daerah Industri

Suhu Panas Bakal Bertahan di Bandung hingga Oktober, Warganet Bandingkan dengan Daerah Industri

Bandung | Sabtu, 30 September 2023 | 16:24 WIB

Biadab! Viral Pria Bercadar Intip Wanita Ganti Baju, Diduga Terjadi di Gegerkalong Bandung

Biadab! Viral Pria Bercadar Intip Wanita Ganti Baju, Diduga Terjadi di Gegerkalong Bandung

Bandung | Jum'at, 29 September 2023 | 19:49 WIB

David da Silva Beberkan Karakter Permainan Persib Bandung di BRI Liga 1

David da Silva Beberkan Karakter Permainan Persib Bandung di BRI Liga 1

Bandung | Jum'at, 29 September 2023 | 19:30 WIB

Terkini

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:36 WIB

×