SUARA BANDUNG - Skincare sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Dengan kondisi lingkungan dan gaya hidup seperti saat ini, penggunaan skincare dapat menjaga kesehatan dan penampilan kulit.
Meskipun skincare merupakan hal yang bermanfaat bagi kulit, namun cara menyimpan skincare yang kurang tepat dapat merusak kandungan di dalamnya. Contoh penyimpanan skincare yang keliru:
1. Menyimpan skincare di area yang terpapar sinar matahari
Contohnya menaruh skincare di dekat jendela yang terpapar sinar matahari. Hal ini dapat merusak kandungan di dalam skincare. Pasalnya, sinar matahari dapat menaikkan suhu skincare dan membuatnya teroksidasi.
2. Menyimpan skincare di kamar mandi
Suhu kamar mandi yang lembab tidak baik untuk skincare. Kelembaban juga dapat membuat bakteri dan jamur tumbuh lebih cepat di dalam kemasan skincare. Selain itu, suhu panas dari shower saat mandi juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kandungan skincare.
3. Meninggalkan skincare di dalam mobil
Mobil yang ditinggalkan di siang hari tentu akan mengalami peningkatan suhu akibat terkena sinar matahari. Hal tersebut jelas akan merusak kandungan skincare yang ditinggalkan di dalam mobil.
4. Memindahkannya ke wadah lain
Baca Juga: 5 Brand Kecantikan Milik Selebriti Internasional yang Terkenal
Proses memindahkan skincare dari kemasannya ke wadah lain rentan terkena bakteri. Jika perlu memindahkan skincare ke wadah lain, misalnya saat akan bepergian, pastikan produk skincare tersebut dihabiskan segera sebelum bakteri bertumbuh semakin banyak dan merusaknya.
Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu lembab dapat merusak konsistensi dan mengubah kandungan skincare. Akibatnya, efektifitas skincare bisa berkurang, memicu pertumbuhan bakteri, hingga mempercepat masa kadaluarsa. Jadi, pastikan skincare milikmu sudah ditaruh di tempat yang tepat, misalnya di dalam kamar. Jika membawa skincare dalam tas, hindarkan dari handphone atau barang lain yang suhunya bisa meningkat dan mempengaruhi suhu skincare di dekatnya.(*)