Buntut Santri Meninggal, Kemenag RI Kirim Tim Khusus ke Ponpes Gontor dan Cabangnya

bandungbarat | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 07:38 WIB
Buntut Santri Meninggal, Kemenag RI Kirim Tim Khusus ke Ponpes Gontor dan Cabangnya
Kepergian Santri Gontor. ((Kolase @soimah_didi))

SuaraBandungBarat.Id - Pondok Pesantren Gontor merupakan pesantren modern terbesar di Indonesia. Kini pondok tersebut dirundung masalah, yaitu dugaan penganiayaan santri hingga meninggal dunia.

Dalam hal ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pihaknya telah mengirim tim dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Pondok Modern Darussalam Gontor atau Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. 

Tim dari Kemenag RI tersebut guna menelusuri potensi perundungan yang dilakukan secara sistematis.

Dijelaskannya, Kemenag juga mengerahkan aparat menelusuri kemungkinan perundungan di berbagai cabang Ponpes Gontor.

"Kita lihat aparatur Kementerian Agama di lapangan, di Pesantren Gontor seperti apa. Tentu bukan hanya di Gontor satu itu, tapi kan punya berbagai cabang. Ini untuk melihat apakah ini sistematis atau memang personal," kata Yaqut di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pelaku perundungan di Ponpes Modern Darussalam Gontor Ponorogo, yang menyebabkan salah satu santri meninggal dunia, wajib dikenakan sanksi karena pelanggaran norma hukum di lembaga pendidikan. 

Selain itu, lembaga pendidikan itu juga akan dikenakan sanksi jika terbukti perundungan dilakukan secara sistematis.

"Kalau memang sistematis, disengaja sehingga anak-anak bisa diperlakukan dengan bebas seperti itu, tentu kami akan berikan sanksi, di mana pun itu lembaga pendidikan selama di bawah Kementerian Agama," tegasnya.

Sebelumnya, Selasa (6/9), Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo mengakui adanya dugaan penganiayaan terhadap santri Albar Mahdi/AM (17) oleh sesama santri hingga mengakibatkan remaja asal Palembang itu meninggal dunia.

"Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal," kata Juru Bicara Ponpes Darussalam Gontor Ustadz Noor Syahid di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa.

Berdasarkan kabar yang beredar, AM asal Palembeng, Sumatera Selatan, meninggal dunia setelah dianiaya oleh santri seniornya. 

Pihak Ponpes Gontor sejauh ini telah mengambil tindakan tegas terhadap para terduga pelaku, dengan mengeluarkan santri yang terlibat penganiayaan.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemukan Barang Bukti Penting Terkait Penganiayaan Santri Ponpes Gontor

Ditemukan Barang Bukti Penting Terkait Penganiayaan Santri Ponpes Gontor

| Sabtu, 10 September 2022 | 07:11 WIB

Jadi Bukti Petunjuk Penting Soal Santri Tewas di Ponpes Gontor, Polisi Amankan Ini di Lokasi Kejadian Penganiayaan

Jadi Bukti Petunjuk Penting Soal Santri Tewas di Ponpes Gontor, Polisi Amankan Ini di Lokasi Kejadian Penganiayaan

Bogor | Sabtu, 10 September 2022 | 06:25 WIB

Bukti Baru Tewasnya Santri Ponpes Gontor, Ada CCTV di Lokasi Penganiayaan

Bukti Baru Tewasnya Santri Ponpes Gontor, Ada CCTV di Lokasi Penganiayaan

Jatim | Jum'at, 09 September 2022 | 21:48 WIB

Beredar Surat Pernyataan Wali Santri Diduga Ponpes Gontor, Ada Larangan Melibatkan Polisi

Beredar Surat Pernyataan Wali Santri Diduga Ponpes Gontor, Ada Larangan Melibatkan Polisi

Malang | Jum'at, 09 September 2022 | 20:52 WIB

Santri AM Tewas Dianiaya Kakak Kelas, Pimpinan Gontor Takziah ke Palembang dan Tahlilan

Santri AM Tewas Dianiaya Kakak Kelas, Pimpinan Gontor Takziah ke Palembang dan Tahlilan

Jakarta | Jum'at, 09 September 2022 | 20:16 WIB

Terkini

Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan

Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan

Riau | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:00 WIB

Review Teater Musikal Sayap Cinta: Perpaduan Akting, Nyanyian, dan Cinta Abadi Habibie Ainun

Review Teater Musikal Sayap Cinta: Perpaduan Akting, Nyanyian, dan Cinta Abadi Habibie Ainun

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:00 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang

Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:55 WIB

5 Day Cream yang Mencerahkan Wajah, Bisa Dibeli di Indomaret Mulai Rp15 Ribuan

5 Day Cream yang Mencerahkan Wajah, Bisa Dibeli di Indomaret Mulai Rp15 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:45 WIB

Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter

Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:45 WIB

Andi Sudirman ke Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar

Andi Sudirman ke Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar

Sulsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:39 WIB

35 Ucapan Hari Ibu Sedunia Tanggal 10 Mei 2026 yang Penuh Haru

35 Ucapan Hari Ibu Sedunia Tanggal 10 Mei 2026 yang Penuh Haru

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:37 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB