Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

M Nurhadi

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut
Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]
baca 10 detik
  • Massa memprotes pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, bernama Ashari atas tindakan eksploitasi finansial dan kekerasan seksual selama belasan tahun.
  • Pelaku memanipulasi pengikut melalui doktrin kesaktian dan keturunan Nabi untuk melakukan pelecehan serta menguras harta pribadi para korbannya.
  • Kanwil Kemenag Jawa Tengah resmi mencabut izin operasional pesantren tersebut pada Mei 2026 demi melindungi santri dari tindak kejahatan.

Suara.com - Tabir gelap yang menyelimuti Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Tlogowungu, Kabupaten Pati, perlahan terungkap.

Gelombang protes besar yang memuncak pada Sabtu (9/5/2026) menjadi titik balik bagi ratusan massa yang menuntut keadilan hukum maksimal terhadap pengasuh pesantren berinisial AS alias Ashari.

Di balik tembok pesantren yang diklaim memberikan layanan pendidikan gratis tersebut, tersimpan kisah memilukan tentang eksploitasi finansial dan kekerasan seksual yang terstruktur selama belasan tahun.

Eksploitasi Berkedok Pengabdian

Kesaksian mengejutkan datang dari salah satu mantan pengikut berinisial S, yang mengaku telah terperangkap dalam ekosistem pesantren tersebut sejak 2008 hingga 2018. S secara terbuka menyebut dirinya dan banyak pengikut lainnya tak ubahnya sebagai "budak" untuk memenuhi ambisi finansial sang kiai.

"Sebelas tahun saya menjadi budak. Pondok ini dibangun dari uang orang-orang yang diperbudak oleh A," tutur S sebagaimana dilansir dari NU Online Jateng.

Modus operandi yang digunakan pelaku tergolong licin. S diperintahkan untuk membohongi orang tuanya dengan mengaku belajar di wilayah lain agar uang kiriman bisa dialihkan sepenuhnya ke kantong pelaku.

Tidak hanya itu, harta pribadi S pun perlahan ludes setelah dipaksa menjual tanah hingga menggadaikan sertifikat rumah demi operasional pesantren yang disebut-sebut sebagai sumber dana "siluman" pembangunan fasilitas pondok.

Mengapa banyak pengikut yang bertahan dalam waktu lama? Jawabannya terletak pada manipulasi psikologis dan doktrin kesaktian.

baca juga
Kia Ashari akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri. Ashari menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap lebih dari 50 orang santriwati. [Instagram]
Kia Ashari akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri. Ashari menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap lebih dari 50 orang santriwati. [Instagram]

Pelaku kerap memamerkan kemampuan yang dianggap Khariqul Adah (di luar nalar manusia biasa), seperti menebak waktu kematian anggota keluarga hingga memprediksi waktu kelahiran serta jenis kelamin bayi secara presisi.

"Dia bisa menebak dengan tepat kapan kakek saya meninggal hingga jam lahir adik saya. Hal-hal itu yang membuat saya dulu sangat yakin bahwa dia adalah seorang wali," ungkap S.

Kepercayaan buta inilah yang kemudian dimanfaatkan pelaku sebagai pintu masuk tindakan asusila. Pelaku diduga menggunakan narasi sebagai keturunan Nabi untuk menjustifikasi segala perbuatannya. Dengan doktrin bahwa dunia dan isinya "halal" bagi keturunan suci, pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati hingga istri dari para pengikutnya sendiri.

"Doktrinnya itu, dunia seisinya ini halal bagi keturunan Nabi. Bahkan istri pengikutnya pun diklaim halal bagi dia. Banyak santriwati yang mengalami pelecehan, mulai dari dicium secara tidak wajar hingga tindakan yang lebih jauh," beber S.

Merespons laporan yang telah bergulir sejak September 2024 dan eskalasi massa saat ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengambil langkah drastis. Per Mei 2026, Kanwil Kemenag Jawa Tengah resmi mencabut izin operasional Pondok Pesantren Ndholo Kusumo secara permanen.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap santri dan sanksi atas pelanggaran berat berupa kekerasan seksual yang dilakukan oleh pendiri sekaligus pengasuh pesantren.

Meski kegiatan pondok pesantren ditutup total, Kemenag memastikan bahwa sekolah formal di bawah yayasan tersebut tetap berjalan, namun dengan pengawasan ketat.

Untuk menjamin keberlanjutan pendidikan, ratusan santri yang terdampak penutupan ini kini sedang dalam proses pengalihan ke lembaga pendidikan lain yang lebih aman dan terakreditasi.

Artikel ini bersumber dari NU Online "Kesaksian Mantan Pengikut Pesantren Ndholo Kusumo Pati: Dijadikan Budak hingga Istri Dilecehkan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman

Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:35 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Terkini

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 17:25 WIB

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Level Eropa, Pelatih Malaysia Buat Pernyataan Mengejutkan

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB

×