Innalillahi, Anak Soimah Meninggal Dunia, Diduga Akibat Penganiayaan

bandungbarat

Rabu, 14 September 2022 | 07:43 WIB
Innalillahi, Anak Soimah Meninggal Dunia, Diduga Akibat Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan Pixabay (Pixabay)

SuaraBandungBarat.Id - Innalillahi, kabar duka datang dari anak Soimah yang meninggal dunia di Pondok Pesantren.

Anak Soimah tersebut adalah seorang santri di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur atas nama Albar Mahdi yang meninggal diduga akibat dianiaya oleh sesama santri.

Meninggalnya putra dari Soimah asal Palembang, Sumatera Selatan itu viral di media sosial usai ada pengguna TikTok yang membagikan kabar kematiannya.

Merespon kasus itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung tindakan tegas Pimpinan Ponpes Modern Darussalam Gontor.

"MUI menghargai dan mendukung penuh langkah-langkah pimpinan pondok yang telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dengan memecatnya sebagai santri dan mengeluarkannya dari pondok," kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas dikutip dari Antara, Kamis (8/9/2022).

Anwar menyampaikan bahwa MUI berharap pimpinan pondok dapat menyelesaikan kasus dengan pihak keluarga korban sebaik-baiknya dan searif-arifnya sesuai dengan watak dan jati diri pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tunduk dan patuh kepada hukum yang berlaku.

Langkah-langkah seperti itu, lanjut dia, bernilai penting untuk dilakukan Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan proses pendidikan serta proses belajar-mengajar di ponpes tetap dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Anwar menyampaikan belasungkawa dari MUI atas meninggalnya salah satu santri Ponpes Gontor Albar Mahdi (AM) yang diduga disebabkan penganiayaan oleh oknum santri senior. 

Menurut dia, kejadian ini sangat memprihatinkan dan patut disesali oleh semua pihak.

baca juga

"Hal ini tentu sangat memprihatinkan dan patut disesali," ucapnya menuturkan.

Sebelumnya pada Selasa (6/9/2022), Ponpes Gontor mengakui adanya dugaan penganiayaan terhadap santri Albar Mahdi/AM (17) oleh sesama santri yang mengakibatkan remaja asal Palembang, Sumatera Selatan, itu meninggal dunia.

"Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal," kata Juru Bicara Ponpes Darussalam Gontor Ustadz Noor Syahid, di Ponorogo, Jawa Timur.

Sejauh ini, tambah dia, Ponpes Gontor telah mengambil tindakan tegas terhadap para terduga pelaku dengan mengeluarkan santri yang terlibat kasus penganiayaan itu.

Pada Rabu (07/09/2022), aparat Kepolisian Resory Ponorogo menggelar prarekonstruksi kasus kematian tersebut. 

Reka kejadian awal itu dilakukan di titik-titik lokasi kejadian penganiayaan hingga saat santri Albar Mahdi mulai dievakuasi ke pos kesehatan pondok dan akhirnya dibawa ke IGD rumah sakit.

"Total ada 50 adegan dilakukan saksi dan peran pengganti korban dalam prarekonstruksi hari ini,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Warga Baduy Meninggal Mendadak, Dinkes Lebak Turun Tangan Telusuri Penyebab

6 Warga Baduy Meninggal Mendadak, Dinkes Lebak Turun Tangan Telusuri Penyebab

Banten | Rabu, 14 September 2022 | 06:17 WIB

Langkah Konkret Pondok Pesantren Budi Utomo Cegah Bullying di Kalangan Santri, Sediakan Ruang Khusus Konseling

Langkah Konkret Pondok Pesantren Budi Utomo Cegah Bullying di Kalangan Santri, Sediakan Ruang Khusus Konseling

Surakarta | Selasa, 13 September 2022 | 22:00 WIB

Viral Polisi Cekcok Dan Pukul Polisi Militer yang Mengatur Lalu Lintas Jalan, Ini Kata Polda Sumsel

Viral Polisi Cekcok Dan Pukul Polisi Militer yang Mengatur Lalu Lintas Jalan, Ini Kata Polda Sumsel

Sumsel | Selasa, 13 September 2022 | 21:20 WIB

Dapat Keuntungan dari Konten Mutilasi Monyet, AY dan I Terancam Lima Tahun Penjara

Dapat Keuntungan dari Konten Mutilasi Monyet, AY dan I Terancam Lima Tahun Penjara

Jabar | Selasa, 13 September 2022 | 21:05 WIB

Pukul dan Aniaya Murid hingga Pingsan, Kepala Sekolah di Buru Selatan Terancam 2 Tahun Penjara

Pukul dan Aniaya Murid hingga Pingsan, Kepala Sekolah di Buru Selatan Terancam 2 Tahun Penjara

Kalbar | Selasa, 13 September 2022 | 20:25 WIB

Terkini

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:59 WIB

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:58 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

8 Mitra Pilihan Danantara untuk Proyek PSEL Tahap 2

8 Mitra Pilihan Danantara untuk Proyek PSEL Tahap 2

Sulsel | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:52 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB

AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel

AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:47 WIB

Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN

Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN

Bekaci | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:46 WIB

Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:45 WIB

Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal

Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal

Lampung | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:40 WIB

×