Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB
Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat
Ilustrasi peringkat utang Indonesia. [Ist]
baca 10 detik
  • Lembaga R&I mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB+ dengan outlook stabil karena fundamental ekonomi yang kuat.
  • Keputusan tersebut didasari oleh terkendalinya inflasi, rendahnya rasio utang pemerintah, serta kebijakan fiskal dan moneter yang disiplin.
  • Gubernur Bank Indonesia menyatakan pengakuan ini mencerminkan kepercayaan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan ketahanan sistem keuangan nasional.

Suara.com - Peringkat utang Indonesia kembali mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional. Rating and Investment Information, Inc. (R&I) mempertahankan Sovereign Credit Rating (SCR) Indonesia di level BBB+ dengan outlook stabil, atau dua tingkat di atas kategori investment grade.

Keputusan tersebut menjadi sinyal positif bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

R&I dalam kajiannya menilai ekonomi Indonesia masih didukung oleh ekspansi demografi, melimpahnya sumber daya alam, serta pertumbuhan sektor industri pengolahan.

Menanggapi keputusan tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan, penegasan peringkat dari R&I mencerminkan tingginya kepercayaan investor dan komunitas internasional terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia serta ketahanan sistem keuangan nasional.

"Diperlukan upaya bersama yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan, sejalan dengan kapasitas perekonomian nasional. Sinergi yang erat antara Bank Indonesia dengan Pemerintah diharapkan dapat semakin memperkuat persepsi positif terhadap perekonomian Indonesia," jelas Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam siaran pers yang diterima, Selasa (14/7/2026).

(Kiri-Kanan) Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Sosialisasi Tata Kelola Ekspor SDA Strategis dan Implementasi Peraturan Pemerintah tentang DHE yang digelar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
(Kiri-Kanan) Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Selain itu, lembaga tersebut menilai inflasi tetap terkendali, rasio utang pemerintah berada pada level rendah, serta kebijakan moneter dan fiskal dijalankan secara hati-hati (prudent).

Meski demikian, R&I menilai langkah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tetap perlu diimbangi dengan upaya menjaga kesehatan fiskal dalam jangka menengah.

Apalagi, capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang ditempuh pemerintah bersama Bank Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.

Dalam laporannya, R&I memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 berada di kisaran lima persen, sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia yang berada di atas titik tengah kisaran 4,6 persen hingga 5,4 persen.

baca juga

Lembaga pemeringkat asal Jepang tersebut juga memperkirakan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan otoritas moneter.

Selain itu, defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap rendah, yakni sekitar satu persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Dari sisi fiskal, pemerintah dinilai memiliki komitmen yang kuat untuk mempertahankan defisit anggaran di bawah tiga persen terhadap PDB sesuai dengan ketentuan fiskal yang berlaku.

Bank Indonesia menilai kombinasi stabilitas inflasi, pengelolaan fiskal yang disiplin, serta koordinasi kebijakan yang erat dengan pemerintah menjadi faktor utama yang menjaga kepercayaan lembaga pemeringkat global terhadap prospek ekonomi Indonesia.

BI juga akan mengambil langkah kebijakan yang diperlukan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

"Ke depan, Bank Indonesia menegaskan akan terus memantau perkembangan ekonomi Indonesia dan kondisi pasar keuangan global secara cermat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:55 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui

Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan

Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat

Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

×