bandungbarat

KPK Bahas Kasus Dugaan Korupsi Formula E

bandungbarat Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 12:38 WIB
KPK Bahas Kasus Dugaan Korupsi Formula E
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menjalani pemeriksaan terkait Formula E di Gedung KPK (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.Id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka-bukaan mengenai kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E

KPK membantah akan melakukan gelar perkara mengenai kasus di DKI Jakarta tersebut.

Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. Ia menjelaskan bahwa lembaga antirasuah itu tidak akan menggelar perkara kasus dugaan korupsi Formula E karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Belum ada rencana ekspose. Iya benar masih penyelidikan," kata Alexander dalam keterangannya pada Kamis (22/9/2022).

Sebelumnya, KPK juga telah membantah dengan tegas bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Saya sampaikan di sini tidak benar," kata Alexander di Gedung KPK, Jakarta pada Rabu (14/9/2022) lalu.

Diketahui, Anies Baswedan memang sempat memenuhi panggilan tim penyelidik KPK pada Rabu (7/9/202). Kedatangannya untuk memberikan keterangan terkait dengan penyelenggaraan Formula E yang telah digelar pada Juni 2022 lalu.

"Tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan," kata Anies Baswedan.

"Insya Allah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang sehingga isu yang sedang di dalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," lanjutnya.

Baca Juga: Seorang Perempuan Nekat Tusuk Penumpang Angkot di Tanjungsari, Sumedang

Meski demikian, Anies enggan merinci lebih lanjut apa yang telah diklarifikasi di hadapan penyelidik KPK. 

Ia hanya menyampaikan senang sekali, kembali dapat membantu tugas KPK.

"Saya ingin sampaikan senang sekali bisa kembali membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK bahkan sebelum ketika bertugas di pemerintahan," jelas Anies.

"Ketika kami bertugas di kampus kami menjadikan mata kuliah anti korupsi menjadi mata kuliah wajib dan satu-satunya kampus yang menjadikan itu mata kuliah wajib," sambungnya.

Anies sendiri selama bertugas di Pemprov DKI Jakarta, mengklaim pihaknya telah membentuk komisi pencegahan korupsi ibu kota untuk membantu dalam pencegahan korupsi.

Sementara itu, KPK juga menyatakan sangat menghargai kehadiran gubernur DKI Jakarta itu dalam pemeriksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI