Dituding Giring Opini Bela Ferdy Sambo, Hotman Paris Tegaskan Hanya Analisa Dua Sisi, Gus Hot: Kalau Cerdas dan Pakai Otak akan Ngerti

bandungbarat | Suara.com

Rabu, 02 November 2022 | 16:55 WIB
Dituding Giring Opini Bela Ferdy Sambo, Hotman Paris Tegaskan Hanya Analisa Dua Sisi, Gus Hot: Kalau Cerdas dan Pakai Otak akan Ngerti
Hotman Paris tegaskan dirinya hanya memberi analisa dua sisi kemungkinan dalam kasus Ferdy Sambo. (Instagram @hotmanparisofficial)

SuaraBandungBarat.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea tanggapi ihwal dirinya yang dituding netizen sengaja giring opini untuk bela Ferdy Sambo.

Hotman Paris tegaskan dirinya tidak berniat untuk menggiring opini kemanapun.

Ia hanya memberikan analisa dua sisi berdasarkan teori hukum yang ada saat memberikan pernyataannya pada sebuah acara di TV One malam tadi.

"Banyak orang yang kurang paham atau kurang mengerti atas komentar saya dalam acara TV One tentang kasus Sambo," kata Hotman Paris dikutip dari Instagram @hotmanparisofficial, Rabu (2/11/2022).

"Mereka menganggap bahwa seolah-olah saya berpendapat bahwa seolah-olah sudah pasti bukan pasal 340 pembunuhan berencana," lanjutnya.

Lebih lanjut Hotman Paris menegaskan bahwa di acara tersebut ia hanya mengatakan ada dua kemungkinan yang bisa terjadi di kasus Ferdy Sambo.

Yakni kemungkinan pembunuhan berencana dan pembunuhan yang dilakukan secara spontan.

Ia kembali menegaskan dalam kasus Ferdy Sambo ini yang menjadi penentu adalah faktor keyakinan hakim.

"Tolong amati, saya hanya memberikan teori hukum bahwa faktor penentu di sini pada akhirnya adalah keyakinan hakim," tegas Hotman.

Hotman Paris pun menyebut bahwa dasar analisa yang ia dapatkan adalah sesuai dengan BAP dari keterangan Bharada E dan Bripda RR.

Selanjutnya Hotman Paris meminta agar masyarakat menganalisa secara mendalam apa yang dia katakan sebenarnya.

"Saya tidak mengatakan sudah pasti bukan pembunuhan berencana, saya tidak mengatakan begitu, tolong Anda analisa secara mendalam" terang pengacara kondang ini.

"Saya hanya memberikan teori hukum, baik teori doktrin tulisan dari profesor yang sekarang adalah jadi wakil menteri kehakiman kita maupun tulisan dari seorang ahli hukum pidana di Belanda," tuturnya.

Secara tegas Hotman kembali menyebutkan bahwa yang dikatakan di acara TV One adalah analisa dari dua sisi.

Oleh karena itu diharapkan agar publik lebih memahami apa yang sebenarnya ia utarakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kamaruddin Sempat Heran Penyidik Takut Menerima Bukti yang Dimilikinya

Kamaruddin Sempat Heran Penyidik Takut Menerima Bukti yang Dimilikinya

| Rabu, 02 November 2022 | 16:38 WIB

Dari BAP Ricky dan Eliezer, Hotman Paris Yakin Tangisan Ferdy Sambo bukan Rekayasa

Dari BAP Ricky dan Eliezer, Hotman Paris Yakin Tangisan Ferdy Sambo bukan Rekayasa

Lampung | Rabu, 02 November 2022 | 16:34 WIB

Begini Perjalanan Kuat Maruf di Keluarga Ferdy Sambo, Sampai Bisa Sentuh Tubuh PC

Begini Perjalanan Kuat Maruf di Keluarga Ferdy Sambo, Sampai Bisa Sentuh Tubuh PC

| Rabu, 02 November 2022 | 16:28 WIB

Terkini

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:50 WIB

Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi

Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 17:48 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 17:45 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 17:41 WIB

Kepanikan Pecah di Jabal Magnet: 47 Jemaah Calon Haji Probolinggo Alami Kecelakaan Bus

Kepanikan Pecah di Jabal Magnet: 47 Jemaah Calon Haji Probolinggo Alami Kecelakaan Bus

Jatim | Rabu, 29 April 2026 | 17:34 WIB

Firasat Kunjungan Terakhir Farida: Korban Tragedi Maut KRL Bekasi Sempat Pulang Mendadak ke Boyolali

Firasat Kunjungan Terakhir Farida: Korban Tragedi Maut KRL Bekasi Sempat Pulang Mendadak ke Boyolali

Surakarta | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB