Bawaslu KBB Ajak Masyarakat Awasi Pelaksanaan Pemilu 2024

bandungbarat Suara.Com
Selasa, 14 Februari 2023 | 21:58 WIB
Bawaslu KBB Ajak Masyarakat Awasi Pelaksanaan Pemilu 2024
Komisioner Bawaslu KBB Divisi Pencegahan Pengawaaan Partisipatif dan Hubungan Kemasyarakatan, Ujang Rohman saat ditemui Selasa (14/2/2023) (Hendra H Rusdaya)

SuaraBandungBarat.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melibatkan masyarakat melakukan pengawasan pada Pemilu 2024 mendatang.

Pasalnya, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) Bawaslu kurang ideal dengan luas wilayah Bandung Barat yang luas dan jumlah penduduk yang banyak yakni 1,8 juta orang

Komisioner Bawaslu KBB Divisi Pencegahan Pengawaaan Partisipatif dan Hubungan Kemasyarakatan, Ujang Rohman menjelaskan, untuk mengantisipasi dan meminimalisir kecurangan pada pelaksanaan 2024 mendatangBawaslu KBB melakukan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat.

"Personel pengawas di Bawaslu tentu tidak ideal untuk mengcover semua dan pasti kurang. Oleh karenanya, kami minta masyarakat proaktif melalui pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat," katanya saat ditemui di Aula HBS, Ngamprah Selasa (14/2/2023).

Ia menambahkan,   keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pemilu merupakan instruksi Bawaslu RI dengan memberikan pemahaman bahwa pengawasan kewajiban semua pihak termasuk masyarakat.

"Jika melihat personel yang ada, di personel Bawaslu ada lima ditambah Panwascam tiga orang di setiap kecamatan dan petugas pengawas tingkat desa atau kelurahan, satu orang di setiap desa. Sehingga akan sangat berat bagi mereka untuk melakukan tugas-tugas pengawasan,” katanya.

"Di desa ada 165 petugas dan Kecamatan total 48 petugas, sementara warga yang diawasi sangat banyak. Makanya kami akan dibantu masyarakat melalui pengawasan partisipatif," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, media sosial pun bakal diawasi oleh Bawaslu Kabupaten Bandung Barat lantaran tidak menutup kemungkinan pelanggaran tersebut terjadi di platform media ini.

"Misalnya black campaign, kampanye terselubung, atau curi start sosialisasi tahapan bakal calon. Untuk itu ada pencegagan online dan masyarakat bisa melaporkan secara langsung,” katanya.

Baca Juga: Nikita Willy Perlihatkan Perut Kotak-kotak Sambil Momong Baby Izz: Siapa yang Bilang Anak Bikin Tua?

Ia menegaskan, pada pelaksanaan pemilu sebelumnya pihaknya pun mencatat sejumlah pelanggaran pemilu di Kabupaten Bandung Barat baik pidana, administrasi, kode etik, hingga pemberhentian anggota Panwascam karena dianggap tidak netral.

"Paling kita nanti akan inventarisasi masalah, dari mulai partisipasi masyarakat, kontestasi, netralitas penyelenggara, dan yang lainnya, untuk kemudian mencari upaya atau solusi pencegahannya," tandasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI