Ternyata Ini Orang yang Wajib Membayar Kafarat ketika Pasangan Suami Istri Bersenggama Saat Puasa Ramadhan

bandungbarat

Senin, 27 Maret 2023 | 02:38 WIB
Ternyata Ini Orang yang Wajib Membayar Kafarat ketika Pasangan Suami Istri Bersenggama Saat Puasa Ramadhan
Potret Buya Yahya saat menjelaskan siapa yang berkewajiban membayar kafarat ketika suami istri bersenggama saat puasa bulan ramadhan. (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandungBarat.id  - Bulan ramadhan merupakan waktu yang istimewa bagi ummat Muslim, namun apa jadinya ketika seorang suami istri melakukan hubungan di siang hari saat kondisinya sedang berpuasa. Siapa orang yang wajib membayar kafarat? Berikut jawaban mengenai hal tersebut menurut Buya Yahya.

Tidak menutup kemungkinan ketika bulan suci ramadhan ada pasangan suami istri yang dengan sengaja melakukan senggama di siang hari, namun timbul suatu pertanyaan mengenai siapa yang nantinya membayar kafarat atau denda apakah suami atau istri.

Menurut Buya Yahya ketka suami istrii melakukan hubungan di siang hari dalam keadaan puasa ramadhan, maka yang membayar kafarat adalah suaminya. Namun, dosa karena menodai bulan suci ramadhan ditanggung oleh pasangan pasutri tersebut bersama-sama.

" Yang membayar kafarat adalah suaminya saja, berpuasa dua bulan berturut-turut dalam madzhab imam as-safi'i. Adapun dosanya adalah menodai bulan ramadhan, maka kalau dosanya dapat bareng-bareng semuanya, " jelasnya dikutip dari Youtube Al-Bahjah TV, Senin, (27/03/2023).

Kemudian ia mengatakan bahwa ketika seorang istri telah menolak ajakan suami dalam berhubungan ketika ramadhan, maka akan terbebas dari dosa.

" Kecuali istri menolak kemudian diancam, maka istri melakukannya karena terpaksa maka istri terbebas dari dosa, tapi kalau sama-sama sepakat maka suami saja (membayar kafarat), " tambahnya.

Buya berpesan kepada ummat Islam yang telah berumah tangga agar mampu menahan syahwatnya selama beberapa jam sampai waktu berbuka puasa tiba, kemudian jika pasangan tersebut bersenggama maka akan dikenakan kifarat sesuai dengan ketentuan syari'at.

" Sabar saja beberapa jam, jangan sampai memaksakan diri di bulan suci ramadhan mencari murka Allah. Hukumannya adalah memerdekakan budak lalu berpuasa dua bulan berturut-turut, kalau tidak mampu maka berikan makan enam puluh orang miskin, " tuturnya.

Lalu ia menambahkan bahwa hal demikian bukan permasalahan mengenai jumlah pembayaran yang dikeluarkan untuk kafarat, namun tentang sebuah dosa beserta hukuman dari Allah karena sudah melakukan hubungan suami istri pada siang hari di waktu puasa ramadhan.

baca juga

" Ini bukan masalah membayarnya, akan tetapi dosa dan hukumannya dihadapan Allah karena kita melanggar pada saat itu. Tapi ingat ia melanggar karena puasanya, bukan disaat berpergian sebagai musafir, karena sakit, bukan disaat ada udzur lainnya tetapi menodai ramadhan dengan bersenggama di siang hari. " tukasnya. (*)


Sumber : Youtube Al-Bahjah TV

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lupa Mandi Wajib Saat Puasa Ramadhan Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya

Lupa Mandi Wajib Saat Puasa Ramadhan Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bandungbarat | Senin, 27 Maret 2023 | 02:30 WIB

Wajib Diketahui oleh Umat Muslim! Ini Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

Wajib Diketahui oleh Umat Muslim! Ini Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

Bandungbarat | Minggu, 26 Maret 2023 | 22:46 WIB

5 Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan, Diangkat Derajatnya Hingga Dihapuskan Dosa-Dosanya

5 Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan, Diangkat Derajatnya Hingga Dihapuskan Dosa-Dosanya

Bandungbarat | Minggu, 26 Maret 2023 | 22:33 WIB

Terkini

Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani

Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:38 WIB

ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman

ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman

Jogja | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:37 WIB

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:19 WIB

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:16 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:12 WIB

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:55 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Surakarta | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:32 WIB

×