SuaraBandungBarat.id - Carlo Saba penyanyi yang tergabung dalam grup musik Kahitna, meninggal dunia pada Rabu malam (19/4/2023). Dia menghembuskan nafas terakhir pada usia 54 tahun.
Kabar duka ini disampaikan oleh salah satu personel Kahitna, Hedi Yunus. Lewat media sosial, Hedi Yunus mengunggah foto yang menunjukkan momen kebersamaan dirinya bersama Carlo Saba yang dilengkapi dengan emoji menangis.
"Meninggalnya baru, mungkin sekitar 1,5 jam lalu. Saat ini kami sedang menuju ke rumah sakit," kata manajemen Hedi Yunus, dikutip dari YouTube Intens Investigasi (20/4/2023)
Tak hanya Hedi Yunus, kabar duka ini juga dikonfirmasi langsung oleh Yovie Widianto. Kepada rekan-rekan media, ia membenarkan kalau sahabatnya itu sudah berpulang.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Sahabatku Carlo Saba berpulang. Kami sekarang berkumpul menuju rumah duka. Mohon dimaafkan segala kesalahan, dan mohon doa agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Amin," kata Yovie saat dihubungi.
Posisi Carlo Saba di Kahitna memang vital dan tak tergantikan. Ia menjadi kombinasi sempurna trio Carlo, Hedi Yunus dan Mario Ginanjar yang selalu menembangkan lagu-lagu romantis karya Yovie Widianto.
Carlo Saba adalah penyanyi Indonesia keturunan Nusa Tenggara Timur. Dia lahir pada 5 Januari 1969 silam di Bandung, Jawa Barat.
Dalam karir musiknya, Carlo Saba dikenal luas sebagai salah satu vokalis dan pendiri di grup musik Indonesia, Kahitna bersama Hedi Yunus dan Mario Ginanjar.
Pada tahun 2014, ia merilis album solo pop perdananya yang bertajuk Kepingan Cinta (sebelumnya pernah merilis album rohani pada tahun 1999). Bersama adik-adiknya, Marthin, Denny, dan Ivan, ia juga membentuk kelompok vokal Saba.
Baca Juga: DPR Minta TNI Pertimbangkan Ulang Penerapan Operasi Siaga Tempur di Papua
Pria yang memiliki hobi di bidang otomotif dan travelling ini sangat suka mendengarkan musik James Ingram, Chrisye, Chandra Darusman, Barbara Streisand, The Carpenter, dan Stevie Wonder. (*)