Tanjakan Emen: Perjalanan Mencekam Seorang Driver Ojek Online dan Penumpang Misterius

bandungbarat

Rabu, 09 Agustus 2023 | 09:56 WIB
Tanjakan Emen: Perjalanan Mencekam Seorang Driver Ojek Online dan Penumpang Misterius
Ilustrasi foto cerita horor. Peristiwa ini terjadi sekitar satu setengah tahun yang lalu, ketika aku tengah mengantar seorang penumpang ke daerah Subang pada malam hari. (Twighlightzone)

SUARA BANDUNG BARAT - Namaku Herman, seorang driver ojek online di Bandung. Sudah lama aku menyimpan pengalaman pahit ini dalam hatiku, hingga akhirnya aku memutuskan untuk berbagi kisah kelam yang masih terngiang dalam ingatanku. Peristiwa ini terjadi sekitar satu setengah tahun yang lalu, ketika aku tengah mengantar seorang penumpang ke daerah Subang pada malam hari.

Ingatanku masih jelas tentang hari itu, di mana hujan mulai turun pada Kamis malam menuju Jumat. Aku berhenti sejenak di sekitar Jalan Champelas, bermaksud melepas sepatuku dan menggantinya dengan sandal agar tidak basah.

Tiba-tiba aku mendapat pesanan dari seorang pelanggan untuk mengantarkan paket dari jajanan plus ke daerah Maleber. Kejadiannya cukup kebetulan, karena saat itu aku sedang berada di Jalan Cihampelas.

Tanpa berpikir panjang, aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan di tengah hujan. Aku mengambil paket tersebut dan bergerak menuju alamat pengirimannya. Sayangnya, alamat yang diberikan ternyata salah dan tidak sesuai dengan lokasinya di peta.

Aku merasa kesal karena harus mencari alamat yang benar di tengah hujan deras. Setelah melalui pencarian yang agak sulit, akhirnya aku menemukan rumah yang dimaksud dan menyerahkan paketnya dalam keadaan kesal.

Aku melanjutkan perjalanan sambil terus menembus hujan. Sekitar pukul 20.30 malam, aku sampai di perempatan lampu merah di dekat Istana Plaza.

Saat menunggu lampu hijau, seorang driver ojek online lain mendekatiku dengan seorang penumpang di belakangnya. Aku mencoba melihat apakah aku mengenalnya, tetapi tampaknya aku tidak mengenalnya. Dia melihat ke arahku dan meminta bantuan. "Kang, boleh minta tolong?" katanya, "Ini penumpangku, aku nggak kuat bawa ke Subang. Boleh tolong antar dia?"

Aku menjawab, "Oh ya, tentu saja." Aku menepi di pinggir jalan dan berhenti. Mereka mendekatiku dan perempuan di belakangnya langsung naik ke motorku. Aku mencoba bernegosiasi dengan perempuan itu mengenai tujuannya, dan ternyata dia harus pergi ke Subang untuk mengambil baju karena akan mengikuti sebuah wawancara di salah satu instansi. Dia ingin perjalanan ini pulang-pergi (PP). Setelah beberapa tawar-menawar, kami akhirnya sepakat pada harga.

Perempuan itu terlihat terburu-buru dan tidak sabar. Dia naik ke motorku dengan cepat dan bahkan tidak menawarkannya jas hujan meski hujan masih turun.

baca juga

Kami berangkat dan memasuki jalan menuju Lembang, yang pada saat itu tidak terlalu ramai. Dia awalnya hanya diam, tetapi kemudian dia mulai bercerita. Dia mengaku sebagai seorang Bikers yang suka mencoba berbagai motor. Aku mengangguk mendengarkan ceritanya.

Tiba-tiba, dia bertanya apakah bisa mencoba mengendarai motorku. Aku menolak dengan sopan, tapi dia bersikeras dan memaksa. Aku kaget dan tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya, dia duduk di jok depan dan meminta aku naik di belakangnya. Tanpa banyak pilihan, akhirnya aku naik ke belakang motor.

Perjalanan terus berlanjut, dan aku mulai merasa cemas. Aku berusaha memantau situasi di sekitar kami sambil tetap waspada. Saat kami melewati sebuah pom bensin, aku melihat beberapa orang melihat ke arah kami dengan tatapan aneh. Aku mengabaikannya dan tetap fokus pada perjalanan.

Kami tiba di sebuah jalanan yang mulai menanjak, dikenal sebagai Tanjakan Emen. Motor tiba-tiba melambat dan terasa berat. Perempuan itu memberi tahu bahwa kami harus menghidupkan klakson atau membuang puntung rokok jika lewat jalan ini, jika tidak ada yang akan terjadi. Aku merasa semakin tidak nyaman dan mulai curiga.

Aku mencoba melihat ke belakang, mencari tanda-tanda aneh, tetapi tidak ada yang kelihatan. Perempuan itu mulai menangis dan berkata bahwa orang sering menyalahkan Tanjakan Emen jika terjadi kecelakaan di sana.

Perasaan takut dan kecemasan semakin menghantui pikiranku. Aku berdoa dalam hati sambil terus memantau situasi di sekitar. Saat ada motor lain yang mendekati kami dari belakang, jantungku berdebar kencang. Tapi motor itu hanya melintas tanpa menunjukkan tanda-tanda aneh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Kekuatan Gaib Ikut Campur: Pengalaman Horor di Departemen IT

Ketika Kekuatan Gaib Ikut Campur: Pengalaman Horor di Departemen IT

Bandungbarat | Rabu, 09 Agustus 2023 | 09:27 WIB

Takluk 2-1 dari Persis, Persib Bandung Terlempar ke Zona Degradasi Liga 1

Takluk 2-1 dari Persis, Persib Bandung Terlempar ke Zona Degradasi Liga 1

Your Say | Rabu, 09 Agustus 2023 | 09:27 WIB

Pembangunan Alun-alun di KBB Terus Berjalan, Hengky Kurniawan: Mudah-mudahan Berdampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat

Pembangunan Alun-alun di KBB Terus Berjalan, Hengky Kurniawan: Mudah-mudahan Berdampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat

Bandungbarat | Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:49 WIB

Trotoar di KBB Dibangun, Dishub Bandung Barat Bakal Edukasi Pengendara Motor

Trotoar di KBB Dibangun, Dishub Bandung Barat Bakal Edukasi Pengendara Motor

Bandungbarat | Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:26 WIB

DPRD KBB Usulkan Tiga Nama PJ Bupati Bandung Barat ke Kemendagri

DPRD KBB Usulkan Tiga Nama PJ Bupati Bandung Barat ke Kemendagri

Bandungbarat | Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:00 WIB

Terkini

PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA

PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:31 WIB

BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit

BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis

Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:28 WIB

Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam

Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:27 WIB

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:25 WIB

Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur

Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:24 WIB

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:20 WIB

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:15 WIB

×