Pernyataan Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Bikin Direktur Utama PT Taspen Meradang: Wanita-wanita Ini Ditaruh di Apartemen

Suara Bestie

Minggu, 08 Januari 2023 | 08:20 WIB
Pernyataan Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Bikin Direktur Utama PT Taspen Meradang: Wanita-wanita Ini Ditaruh di Apartemen
Kamaruddin Simanjuntak [Suara.com]

Pernyataan pengacara Kamaruddin Simanjuntak membuat Direktur Utama PT Taspen meradang. Kamaruddin Simanjuntak pun dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dugaan pencemaran nama baik.

Kamaruddin Simanjuntak bahkan menyerahkan 6.000 video mesum diduga Direktur Utama PT Taspen ke Bareskrim Polri. 

Video-video tersebut diserahkan saat dirinya memenuhi panggilan atas laporan hoaks yang dilayangkan Direktur Utama PT Taspen.

Kamaruddin membawa satu koper barang bukti berisi video asusila yang disebut pemerannya adalah Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih.

Kamaruddin membawa bukti-bukti tersebut untuk menyangkal tuduhan Kosasih. Mengenai dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik. Ditemani bersama koleganya, Kamaruddin menjalani pemeriksaan selama tujuh jam lamanya.

Terkait 6.000 video mesum yang ia serahkan ke penyidik Bareskrim, Kamaruddin mengaku pihak penyidik sudah melihatnya dan memberi reaksi kaget dan heran.

"Mereka heran dan kaget. Karena awalnya mereka kira pernyataan saya soal video mesum itu hoaks. Saya tunjukkan buktinya banyak sekali dan mereka heran dan kaget," kata Kamaruddin.

Ia menambahkan, dalam ribuan video tersebut, pemeran yang ia klaim adalah Dirut PT Taspen melakukan hubungan seks dengan berbagai wanita yang bukan istrinya, melainkan wanita-wanita yang sudah bersuami.

Ribuan video mesum itu diserahkan ke Bareskrim dalam sebuah harddisk. Kamaruddin pun mengaku lepas tangan jika ada video yang bocor ke publik dari harddisk tersebut.

baca juga

Sebelumnya, Kamaruddin yang menjadi kuasa hukum dari istri Dirut PT Taspen bernama Rina Laowi, telah menyerahkan video mesum tersebut ke Direktorat Tindak Pidanan Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.

Sayangnya laporan tersebut dihentikan karena dianggap tidak terdapat unsur pidana di dalamnya. Ia tidak menyerah dan tetap menyerahkan video tersebut untuk dapat membawa Kosasih ke meja hijau.

"Saya tidak akan mundur sedikitpun, maka hari ini semua video porno ini akan saya serahkan kepada penyidik Siber Polri. Karena saya dipanggil sebagai terlapor walaupun saya menjalankan profesi saya sebagai advokat dan mengatakan hal yang sebenarnya," katanya.

Sebelumnya Kosasih melaporkan Kamaruddin dengan dugaan hoaks dan pencemaran nama baik. Setelah sebuah video pernyataan Kamaruddin viral di media sosial.

"Persiapan Dana Capres 2024, Seorang Dirut BUMN mengelola 300 Triliun, disuruh atau atas inisiatif sendiri, memacari berbagai wanita, ketemu muslim dia muslim padahal dia katolik, ketemu hindu, hindu dia nikahnya, ketemu kristen, kristen dia, semua agama dilakoni, kesannya nusantara banget. Wanita-wanita ini ditaruh di Apartemen salah satunya di Wong Residance, Jakarta Barat. Wanita-wanita ini dititipi uang dengan cara uang yang 300 triliun itu diinvestasikan lalu ada cash back, cashback nya ini diinvestasikan atas nama perempuan-perempuan ini yang tidak dinikahinya secara resmi hanya secara ghaib dinikahinya. Adanya wanita-wanita ini bisa transaksi 200 juta per hari, entah uang dari mana. Namanya PT TASPEN, Dirut PT TASPEN. Ajaibnya, ajaibnya nih, sampai detik ini anaknya kandung sekolah SD belum dibayar SPP-nya, nama istrinya yang resmi, nama istrinya klien saya ini RINA," kata Kamaruddin dalam video yang beredar.

Dirut PT Taspen langsung melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke polisi atas dugaan penyebaran berita bohong.

Kuasa hukum ANS Kosasih, Duke Arie Widagdo menerangkan Kamaruddin dilaporkan atas sangkaan pasal 27 ayat 3 dan pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain dilaporkan atas UU ITE, Kamaruddin juga dilaporkan atas dugaan menyebarkan berita bohong, yakni melalui pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Berita Bohong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembali Diperiksa Soal Dugaan Pencemaran Nama Dirut TASPEN, Kamaruddin Simanjuntak Datangi Bareskrim Siang Ini

Kembali Diperiksa Soal Dugaan Pencemaran Nama Dirut TASPEN, Kamaruddin Simanjuntak Datangi Bareskrim Siang Ini

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 14:59 WIB

Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Kamaruddin Simanjuntak Kasih Polisi Bukti 6 Ribu Video Mesum Dirut PT TASPEN

Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Kamaruddin Simanjuntak Kasih Polisi Bukti 6 Ribu Video Mesum Dirut PT TASPEN

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 14:05 WIB

Polisi Bakal Panggil Uya Kuya dan Kamaruddin Simanjuntak terkait Laporan Polisi Pengabdi Mafia

Polisi Bakal Panggil Uya Kuya dan Kamaruddin Simanjuntak terkait Laporan Polisi Pengabdi Mafia

News | Senin, 02 Januari 2023 | 17:42 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×