Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD ikut buka suara soal keberlangsungan konser band asal Inggris, Coldplay.
Adapun sebelumnya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 menolak konser Coldplay di Indonesia.
Menurut mereka, mereka menolak kedatangan band tersebut yang mendukung kaum LGBT.
Mereka pun berencana menggelar aksi besar dan mendatangi bandara untuk demo menolak kedatangan Coldplay.
Mahfud menanggapi dengan santai soal tindakan PA 212 itu.
Menurut Mahfud, mereka memang kerap kali melakukannya (menolak kedatangan band dan penyanyi) sejak dulu.
"Ada sekelompok masyarakat yang menolak, itu biasa biasa, sejak dulu ada yang menolak, ada yang bilang itu haram," kata Mahfud MD.
Mahfud pun tidak mempermasalahkan jika Coldplay akan konser di Indonesia.
Bahkan menurutnya dapat menjadi suatu hiburan yang akan ditonton masyarakat.
Untuk itu, dirinya pun menegaskan akan menurunkan aparat keamanan untuk mengawal kedatangan Coldplay ke Indonesia.
"Inikan hiburan, gak apa-apa sih kalau menurut saya, ya nonton saja, kalau mau nonton anak-anak muda tak usah takut.
Saya kira aparat keamanan juga saya siapkan. Saya anjurkan yang masih dapat tiket dan ingin dapat, ya cari," jelasnya.