Biografi I Gusti Ngurah Rai, Pahlawan Bali yang Kini Jadi Nama Bandara Internasional

Suara Bestie

Kamis, 14 September 2023 | 15:11 WIB
Biografi I Gusti Ngurah Rai, Pahlawan Bali yang Kini Jadi Nama Bandara Internasional
I Gusti Ngurah Rai ([Tangkapan Layar])

I Gusti Ngurah Rai, jika mendengar nama itu, apa yang ada dibenak kalian? Dari bahasanya saja sudah terlihat ya berbau Bali.

Nama bandara di Bali, iya memang benar. Namun, nama bandara di Bali ini diambil dari salah satu nama pahlawan nasional dari Bali.

Melansir dari laman resmi kemendagri, I Gusti Ngurah Rai lahir pada 30 Januari 1917, di Badung, Bali. Ia merupakan anak dari seorang pejuang bernama I Gusti Ngurang Palung.

Berkat pendidikan militer dan kecerdasannya, I Gusti Ngurah Rai sempat menjadi intel sekutu di daerah Bali dan Lombok.

I Gusti Ngurah Rai memiliki andil cukup besar dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda di Bali. Selain sebagai seorang pahlawan nasional Indonesia, ia juga bergelar Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) dengan pangkat letnan kolonel di satuan angkatan bersenjata Republik Indonesia.

Hingga saat ini namanya diabadikan sebagai nama bandar udara Bali, nama universitas, nama stadion di pulau Bali, di banyak jalan di Bali dan luar Bali, serta kapal Angkatan Laut Indonesia.

Keluarga Bangsawan

I Gusti Ngurah Rai dilahirkan oleh pasangan I Gusti Ngurah Palung dan I Gusti Ayu Kompyang. Mereka dari keluarga berdarah bangsawan, Ayahnya merupakan seorang camat petang di tanah kelahirannya.

Status keluarganya yang berasal dari kalangan atas membuatnya dikirim ke Denpasar untuk melakukan pendidikan di sekolah dasar Belanda untuk pribumi, Hollandsch-Inlandsche School (HIS).

Kemudian ia melanjutkan studinya di kota Malang di sekolah menengah atas Belanda Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Meski pendidikannya tidak sampai selesai karena harus kehilangan ayahnya pada 1935 membuatnya harus kembali ke Bali.

I Gusti Ngurah Rai memulai karir sebagai militer bergabung dengan sekolah perwira Korps Prajoda yang merupakan salah satu tempat pendidikan militer yang diawasi langsung oleh KNIL di kabupaten Gianyar.

Ia lulus dengan memiliki pangkat letnan dua pada tahun 1940 lalu dikirim ke Corps Opleiding Voor Reserve Officieren (CORO) di Magelang dan kembali ke Malang untuk melanjutkan pendidikan di Pendidikan Artileri.

Perang Puputan Margarana

Kecerdasan yang dimiliki I Gusti Ngurah Rai membuat dirinya dijadikan sebagai intel sekutu di wilayah Bali dan Lombok ketika masa penjajahan Belanda. Tak hanya itu, kedatangan Jepang di Bali pada 1942 membuat Korps Prajoda yang menjadi satu-satunya pasukan bersenjata yang ada di sana, membuat mereka harus berjuang meskipun tidak mampu melakukan perlawanan secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Baju Takwo Kutai, Dahulu Hanya Dikenakan Para Bangsawan

Sejarah Baju Takwo Kutai, Dahulu Hanya Dikenakan Para Bangsawan

| Jum'at, 25 Agustus 2023 | 15:35 WIB

Jadi Pura Kuno di Bali, Ini Sejarah Berdirinya Pura Luhur Uluwatu

Jadi Pura Kuno di Bali, Ini Sejarah Berdirinya Pura Luhur Uluwatu

| Senin, 21 Agustus 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:09 WIB

Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia

Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Oppo Find X9s vs Xiaomi 17: Baterai Monster Melawan Flagship Premium

Oppo Find X9s vs Xiaomi 17: Baterai Monster Melawan Flagship Premium

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:00 WIB

Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?

Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:00 WIB

Konten Kreator Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal

Konten Kreator Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal

Video | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:00 WIB

Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'

Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:55 WIB