Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Belum Ada Upaya untuk Menekan Derasnya Laju Impor

admin, Doddy Rosadi

Rabu, 05 Maret 2014 | 10:09 WIB
Belum Ada Upaya untuk Menekan Derasnya Laju Impor
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Defisit perdagangan akan semakin membesar apabila tidak ada upaya sistematis dari Kementerian Perdagangan untuk menekan laju iumpor. Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Aziz mengatakan, defisit neraca perdagangan bukan hanya sekadar sebuah siklus. Karena, indikator-indikator ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja ekspor belum mampu mengimbangi derasnya laju impor.

Karena itu, Kemendag harus serius menekan impor diantaranya dengan mencegah penyelewengan kuota impor.

“Ada pembatasan, ada Permendag, tapi di sistem kuota ini lenturnya bukan main. Kita bocor impornya di sini. Sepertinya ada yang bermain,” ujar Harry, dalam siaran pers, Rabu (5/3/2014).

Parahnya lagi, ujar Harry, sistem kuota ini hanya menguntungkan segelintir orang. “Negara tidak saja dirugikan tapi impor kita makin sulit dikendalikan sebab dia berlindung dibalik kuota ini,” jelas Harry.

Menurutnya, penyelewengan kuota ini sudah lama merambah impor untuk hortikultura (terutama komoditas pertanian dan bahan pangan). Akibatnya, petani dan konsumen di dalam negeri tidak terlindungi. “Insiden terpuruknya Apel Malang bermula di sini. Petani tidak terlindungi,” ujar Harry.

Selama ini kenaikan harga-harga pangan terjadi akibat kesenjangan antara penawaran dengan permintaan yang tinggi. Namun, kesenjangan itu, bukannya menguntungkan petani dan industri holtikultura di dalam negeri melainkan importir dan industri negara lain.

“Jadi selain ada penguatan ekspor nonmigas, kita juga harus bisa memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Sebab saat eskpor nonmigas menurun, impor nonmigas malah semakin naik, artinya industri didalam negeri masih lemah,” papar Harry.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, NPI  pada Januari 2014 mengalami defisit sebesarUS$  440,6 juta. Defisit terjadi seiring dengan adanya penurunan ekspor pada januari 2014. Nilai ekspor Januari 2014 mencapai US$ 14,48 miliar, menurun sebesar 14,63 persen dibandingkan ekspor Desember 2013. Sedangkan impor mencapai US$ 14,92 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×