Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Kasus Bumi, Aga Bakrie "Ribut" dengan Pengusaha Inggris

Doddy Rosadi

Rabu, 26 Maret 2014 | 14:18 WIB
Kasus Bumi, Aga Bakrie "Ribut" dengan Pengusaha Inggris
Ilustrasi Twitter (Shutterstock)

Suara.com - Pengusaha Inggris Nathaniel Rothschild terlibat perang mulut dengan salah satu anggota keluarga Bakrie dalam kasus penjualan saham di perusahaan tambang baru bara, Asia Resource Minerals (ARMS).

Bakrie resmi keluar dari perusahaan yang dulunya bernama Bumi dan didirikan bersama dengan Rotschild pada 2001. Bakrie harus membayar 501 juta dolar Amerika atau sekitar Rp5,5 triliun kepada Rothschild untuk membatalkan kesepakatan investasi di sektor tambang yang berdurasi tiga tahun itu.

Rothschild mengucapkan terima kasih kepada keluarga Bakrie karena telah membeli kembali aset tambang yang dideskripsikannya sebagai sesuatu yang tidak berharga. Ucapan Rothschild itu dibalas Aga Bakrie, anak dari Nirwan Bakrie yang juga Wakil Presiden Bakrie Capital Indonesia.

Lewat akun Twitternya , Aga mengatakan, Indonesia adalah surga bagi investasi dan menyebut Rothschild sebagai orang bodoh. Rothschild kemudian membalas kicauan tersebut dengan menyebut Aga adalah orang yang bodoh.

Hubungan antara Rothschild dengan keluarga Bakrie memburuk pascaperjanjian investasi 3 miliar dolar Amerika yang ditandatangani pada 2010 dengan membentuk perusahaan Bumi Plc, yang kemudian berganti nama menjadi Asia Resource Minerals.

Kemarin, Bakrie resmi melepaskan kepemilikannya di ARM. CEO ARM Nick von Schirnding mengatakan, dengan kesepakatan yang sudah dilakukan tersebut maka Bakrie tidak lagi mempunyai peranan di perusahaan.

Kata Nick, uang yang didapat dari Bakrie tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang totalnya sekitar 400 juta dolar Amerika.

“Saya akan segera memilih Direktur independen untuk memperkuat perusahaan pada Desember nanti,” kata Rothschild.

Perpisahan antara Bakrie dengan Rothschild dipicu  anjloknya harga batu bara serta merosotnya saham Bumi Plc di Bursa Efek Indonesia. Bakrie merupakan pihak pertama yang mengajukan pemisahan diri pada Oktober 2012. Namun, proses tersebut memakan waktu lama karena keluarga Bakrie memerlukan waktu lama untuk mencari dana yang akan dibayarkan kepada Bumi Plc.

Salah satu langkah yang diambil antara lain pengusaha Samin Tan membeli saham Bakrie sebanyak 23,8% di ARMS dan menukarnya dengan investasi di Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Konglomerat Indonesia Punya Rumah di Los Angles, Diduga Tak Terdampak Kebakaran

7 Konglomerat Indonesia Punya Rumah di Los Angles, Diduga Tak Terdampak Kebakaran

Entertainment | Minggu, 12 Januari 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×