Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Hati-hati Sebelum Membeli Produk Investasi

Doddy Rosadi

Kamis, 17 April 2014 | 15:37 WIB
Hati-hati Sebelum Membeli Produk Investasi
Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini. (Twitter/@Mikerini_MRE)

Suara.com - Masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam membeli produk investasi yang ditawarkan oleh lembaga perencana keuangan. Ini diperlukan agar uang yang akan diinvestasikan itu tidak hilang karena salah memilih produk investasi.

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini mengatakan, pemilihan produk investasi itu merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan sebelum melakukan investasi.

Langkah lain, kata Mike, menilai seberapa banyak uang yang akan diinvestasikan. Jangan sampai uang yang akan diinvestasikan itu adalah uang yang akan digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang.

“Jadi, yang harus diingat bahwa uang untuk investasi itu harus uang yang menganggur. Jadi, uang itu benar-benar untuk investasi dan bukan untuk keperluan apa pun. Jadi, kalau hilang atau investasi merugi tidak akan terlalu mempengaruhi kondisi finansial. Ini yang terkadang masyarakat masih belum terlalu aware,” kata Mike Rini kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (17/4/2014).

Menurut Mike, perencana keuangan dalam menjalankan tugasnya dilengkapi dengan kode etik. Salah satunya adalah menjelaskan produk investasi yang akan ditawarkan kepada kliennya. Produk investasi biasanya mempunyai tingkat risiko yang berbeda mulai dari sama sekali tidak berisiko, sedikit berisiko.

Produk investasi yang sama sekali tidak berisiko antara lain reksadana sedangkan yang sedikit berisiko contohnya saham.

“Perencana keuangan itu sifanya hanya memberikan rekomendasi. Dia bukan manajer investasi, setahu saya untuk menjadi manajer investasi itu kan harus mempunyai izin terlebih dahulu. Jadi, perencana keuangan tidak menerima uang dari kliennya lalu membelikan produk investasi tersebut,” jelasnya.

Terkait kasus yang dialami selebritis Ferdi Hasan dengan pemimpin perencana keuangan QM Financial, Ligwina Hananto, Mike menilai, Ferdi Hasan sebagai klien terlalu percaya kepada perencana keuangan tanpa melakukan penilaian terhadap produk investasi yang ditawarkan.

Sedangkan Ligwina sebagai perencana keuangan dinilai masih belum memahami profile klien yaitu apa tujuan utama dalam berinvestasi. Ferdi Hasan melaporkan pemimpin lembaga perencana keuangan QM Financial, Ligwina Hananto ke polisi.

Ini dilakukan setelah Ferdi merasa dirugikan oleh lembaga perencana keuangan itu karena investasi yang dilakukannya selalu merugi. Ferdi ditawarkan produk investasi CV Panen Mas oleh Ligwina. Namun, setelah menaruh uang Rp1 miliar, perusahaan tersebut justru merugi sehingga membuat uang yang sudah diinvestasikan Ferdi hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Ligwina, OJK Larang Perencana Keuangan Merangkap Manajer Investasi

Kasus Ligwina, OJK Larang Perencana Keuangan Merangkap Manajer Investasi

Bisnis | Kamis, 17 April 2014 | 13:12 WIB

Terkini

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:45 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:42 WIB

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×