Hati-hati Sebelum Membeli Produk Investasi

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 17 April 2014 | 15:37 WIB
Hati-hati Sebelum Membeli Produk Investasi
Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini. (Twitter/@Mikerini_MRE)

Suara.com - Masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam membeli produk investasi yang ditawarkan oleh lembaga perencana keuangan. Ini diperlukan agar uang yang akan diinvestasikan itu tidak hilang karena salah memilih produk investasi.

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini mengatakan, pemilihan produk investasi itu merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan sebelum melakukan investasi.

Langkah lain, kata Mike, menilai seberapa banyak uang yang akan diinvestasikan. Jangan sampai uang yang akan diinvestasikan itu adalah uang yang akan digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang.

“Jadi, yang harus diingat bahwa uang untuk investasi itu harus uang yang menganggur. Jadi, uang itu benar-benar untuk investasi dan bukan untuk keperluan apa pun. Jadi, kalau hilang atau investasi merugi tidak akan terlalu mempengaruhi kondisi finansial. Ini yang terkadang masyarakat masih belum terlalu aware,” kata Mike Rini kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (17/4/2014).

Menurut Mike, perencana keuangan dalam menjalankan tugasnya dilengkapi dengan kode etik. Salah satunya adalah menjelaskan produk investasi yang akan ditawarkan kepada kliennya. Produk investasi biasanya mempunyai tingkat risiko yang berbeda mulai dari sama sekali tidak berisiko, sedikit berisiko.

Produk investasi yang sama sekali tidak berisiko antara lain reksadana sedangkan yang sedikit berisiko contohnya saham.

“Perencana keuangan itu sifanya hanya memberikan rekomendasi. Dia bukan manajer investasi, setahu saya untuk menjadi manajer investasi itu kan harus mempunyai izin terlebih dahulu. Jadi, perencana keuangan tidak menerima uang dari kliennya lalu membelikan produk investasi tersebut,” jelasnya.

Terkait kasus yang dialami selebritis Ferdi Hasan dengan pemimpin perencana keuangan QM Financial, Ligwina Hananto, Mike menilai, Ferdi Hasan sebagai klien terlalu percaya kepada perencana keuangan tanpa melakukan penilaian terhadap produk investasi yang ditawarkan.

Sedangkan Ligwina sebagai perencana keuangan dinilai masih belum memahami profile klien yaitu apa tujuan utama dalam berinvestasi. Ferdi Hasan melaporkan pemimpin lembaga perencana keuangan QM Financial, Ligwina Hananto ke polisi.

Ini dilakukan setelah Ferdi merasa dirugikan oleh lembaga perencana keuangan itu karena investasi yang dilakukannya selalu merugi. Ferdi ditawarkan produk investasi CV Panen Mas oleh Ligwina. Namun, setelah menaruh uang Rp1 miliar, perusahaan tersebut justru merugi sehingga membuat uang yang sudah diinvestasikan Ferdi hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Ligwina, OJK Larang Perencana Keuangan Merangkap Manajer Investasi

Kasus Ligwina, OJK Larang Perencana Keuangan Merangkap Manajer Investasi

Bisnis | Kamis, 17 April 2014 | 13:12 WIB

Terkini

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB