Bank Mutiara Bisa Dijual dengan Cara Akuisisi atau Merger

Doddy Rosadi

Kamis, 01 Mei 2014 | 12:07 WIB
Bank Mutiara Bisa Dijual dengan Cara Akuisisi atau Merger
Ilustrasi: Nasabah menarik uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mutiara di Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan diminta tidak menjual Bank Mutiara di bawah harga Rp6,7 triliun. Pengamat ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Revrisond Baswir mengatakan, angka tersebut merupakan batas minimal karena sesuai dengan dana talangan yang dikucurkan pemerintah kepada Bank Century yang kemudian berganti nama menjadi Bank Mutiara.

Revrisond menduga, Bank Mutiara sulit untuk dijual karena kasus hukum terkait dana talangan sebesar Rp6,7 triliun masih belum tuntas. Karena itu, dia menyarankan penjualan Bank Mutiara harus simultan dengan penyelesaian kasus hukumnya.

“Bisa jadi mereka (para investor-red) masih enggan membeli karena kasus hukumnya masih berjalan. Dana bailout ini membuat penjualan Bank Mutiara menjadi tricky. Tetapi saya pikir LPS jangan sampai menjual di bawah Rp6,7 triliun, kalau itu dilakukan namanya jual rugi dong. Saran saya, kalau memang tidak ada investor yang berminat maka bisa dilakukan dengan dua cara yaitu akuisisi atau merger," kata Revrisond kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (1/5/2014).

Sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan ada 18 calon investor yang berminat untuk membeli saham PT Bank Mutiara Tbk. Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho menjelaskan 18 calon investor yang telah menyatakan minat tersebut diperkirakan berasal dari delapan investor dalam negeri dan sepuluh investor luar negeri. Sepuluh investor luar negeri tersebut berasal dari Jepang, Singapura, Malaysia, Hong Kong, Australia, Timur Tengah dan Taiwan.

“Kami menyambut gembira dan optimis bahwa penjualan ini akan terlaksana sesuai dengan rencana yang telah kami tetapkan,” katanya.

Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sudah mempersilakan bank-bank milik pemerintah untuk membeli saham Bank Mutiara, asalkan harganya sesuai dan tidak menimbulkan risiko dikemudian hari. Menurut Dahlan, jika ada Bank BUMN yang berminat bisa langsung melakukan negosiasi setelah melalui kajian mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Investor Asing Berminat Beli Bank Mutiara

10 Investor Asing Berminat Beli Bank Mutiara

Bisnis | Kamis, 24 April 2014 | 08:09 WIB

LPS Likuidasi BPR Tugu Kencana di Sukoharjo

LPS Likuidasi BPR Tugu Kencana di Sukoharjo

Bisnis | Kamis, 17 April 2014 | 13:57 WIB

Kredit Bermasalah di Bank Mutiara Sebesar Rp135 Miliar Direstrukturisasi

Kredit Bermasalah di Bank Mutiara Sebesar Rp135 Miliar Direstrukturisasi

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 16:08 WIB

Tiga Investor Asing Berminat Beli Bank Mutiara

Tiga Investor Asing Berminat Beli Bank Mutiara

Bisnis | Kamis, 03 April 2014 | 12:30 WIB

Menteri Dahlan: Bank BUMN Boleh Beli Bank Mutiara

Menteri Dahlan: Bank BUMN Boleh Beli Bank Mutiara

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2014 | 13:27 WIB

Faisal Basri: Proses Divestasi Bank Mutiara di DPR Harus Dikawal

Faisal Basri: Proses Divestasi Bank Mutiara di DPR Harus Dikawal

News | Minggu, 02 Maret 2014 | 21:19 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×