Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:46 WIB
Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono
Wakil Presiden Boediono menjadi saksi kasus Bank Century di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (9/5). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono akhirnya memberi penjelasan tentang melonjaknya dana talangan atau “bailout” yang diberikan pemerintah kepada Bank Century. Menurut Boediono, Bank Indonesia mengajukan dana sebesar Rp632 miliar untuk menyelamatkan Bank Century. Namun, dana tersebut melonjak menjadi Rp6,7 triliun ketika Bank Century sudah diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Menurut dia, lonjakan dana yang diperlukan untuk menyelamatkan Bank Century merupakan keputusan pengawas perbankan di LPS. Kata dia, Bank Indonesia hanya memberikan data awal tentang keperluan dana yang diperlukan Bank Century.

“LPS lah yang menentukan apa kebutuhan Bank itu dari bulan ini ke bulan berikutnya, pada tingkat itulah yang dilaksanakan. Kalau sudah pada tingkat LPS, antara bank dengan pengawas itu saja, begitu juga apabila ada bank lain yang masuk pengawasan hanya antara pengawas dengan bank itu saja,” kata Boediono di Gedung Pengadilan Tipikor, Jumat (9/5/2014).

Boediono menambahkan, dia mendapatkan data tentang dana yang diperlukan untuk menyelamatkan Bank Century dari Deputi Gubernur Muliaman Hadad. Dia tidak memeriksa lagi soal jumlah dana itu karena sudah memberikan kepercayaan penuh kepada koleganya itu.

“Saya percaya kepada anak buah, maaf bukan anak buah tetapi kolega, Gubernur tidak punya anak buah dan kolega ini independen beliau yang tahu bidangnya, apa yang disodorkan saya percaya itu benar,” ungkap Boediono.

Boediono menjadi saksi atas terdakwa mantan Deputi Gubernur BI Bud Mulya dalam kasus dugaan korupsi Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penentuan bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Sebelumnya, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan juga mantan Wapres Jusuf Kalla sudah bersaksi di Pengadilan Tipikor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya Boediono Bersaksi

Akhirnya Boediono Bersaksi

Foto | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:25 WIB

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:10 WIB

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:40 WIB

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:08 WIB

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 08:27 WIB

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 06:00 WIB

Anas: SBY Layak Jadi Saksi Kasus Bank Century

Anas: SBY Layak Jadi Saksi Kasus Bank Century

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 21:22 WIB

Terkini

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB