Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Kawasan Siap Bangun, Solusi Mengatasi Kebutuhan Rumah

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 12 Mei 2014 | 12:15 WIB
Kawasan Siap Bangun, Solusi Mengatasi Kebutuhan Rumah
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah diminta untuk menerapkan proyek Kawasan Siap Bangun (Kasiba) sebagai solusi mengatasi kebutuhan rumah di Indonesia. Pengamat perumahan dari Institut Teknologi Bandung, Jehansyah Siregar mengatakan, sejumlah negara seperti Malaysia dan Korea Selatan sudah menerapkan proyek tersebut.

Dalam proyek Kawasan Siap Bangun ini, pemerintah pusat atau daerah menyiapkan lahan. Setelah itu, pengembang yang tertarik untuk menggarap tinggal mengajukan izin untuk membangun di kawasan tersebut. Pengembang yang akan membangun di kawasan siap bangun tidak perlu lagi mengurus perizinan, pembebasan lahan hingga masalah rencana tata ruang.

“Jadi pengembang tinggal membangun, tetapi mereka membeli lahan dengan harga yang cukup mahal. Contohnya di Bandung, ada 1.000 hektar lahan milik PTPN VIII yang tadinya akan dibangun menjadi kompleks perumahan, bekerja sama dengan Kementerian PU serta Perumnas, tetapi tidak jalan karena tidak ada konsep yang jelas. Seharusnya, lahan tersebut bisa digunakan sebagai kawasan siap bangun,” kata Jehansyah kepada suara.com melalui sambungan telepon, Senin (12/5/2014).

Jehansyah menambahkan, kawasan siap bangun sebenarnya sudah pernah diterapkan di kota Medan. Namunn, proyek tersebut tidak jalan karena yang dibangun semuanya rumah tapak.

Idealnya, kata dia, kawasan siap bangun diisi dengan rumah tapak dan juga apartemen. Dengan demikian, kawasan tersebut bisa menjadi kota baru. Program kawasan siap bangun ini nantinya bisa mengubah wilayah desa menjadi kota-kota baru.

Jehansyah menambahkan, pengembang selama ini kurang terlalu berminat untuk membangun rumah tapak karena rumitnya mengurus perizinan, pembebasan lahan, rencana tata ruang hingga harus berurusan dengan spekulan tanah. Akibatnya, pengembang cenderung untuk membangun apartemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keuntungan Minim, Pengembang Tolak Bangun Rumah Tapak Subsidi

Keuntungan Minim, Pengembang Tolak Bangun Rumah Tapak Subsidi

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2014 | 14:50 WIB

Usai Pilpres, Industri Properti Kembali Bergeliat

Usai Pilpres, Industri Properti Kembali Bergeliat

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 15:55 WIB

Proses Izin Pembangunan Rumah Sederhana Tapak Dipermudah

Proses Izin Pembangunan Rumah Sederhana Tapak Dipermudah

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 12:10 WIB

Harga Properti Mencapai Titik Termahal di Sepanjang Sejarah

Harga Properti Mencapai Titik Termahal di Sepanjang Sejarah

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2014 | 12:49 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB