Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PPI 2014, Memupuk Kecintaan terhadap Produk Indonesia

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2014 | 07:48 WIB
PPI 2014, Memupuk Kecintaan terhadap Produk Indonesia
Menteri Perindustrian MS Hidayat (empat kiri). (Antara/Muhammad Adimaja)

Suara.com - Menteri Perindustrian, MS Hidayat, meresmikan Pameran Produksi Indonesia 2014 yang digelar selama 22--25 Mei di Harris Convention Festival Citylink, Bandung, Kamis (22/5/2014).

"PPI 2014 merupakan langkah strategis yang kami lakukan secara reguler untuk memperkenalkan produk-produk nasional," kata MS Hidayat, seperti dilansir laman Setkab.go.id, Jumat (23/5/2014).

Menurut Hidayat pergelaran PPI 2014 juga dilakukan untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan terhadap produk Indonesia, sesuai dengan temanya "Karya Indonesia Untuk Dunia".

Hidayat menyebutkan bahwa dengan tumbuhnya kebanggan dan kecintaan dapat menangkal derasnya serbuan barang-barang impor yang masuk sebagai dampak berbagai perjanjian perdagangan bebas.

Menjelang berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015 mendatang, Hidayat mengimbau agar hal itu justru menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia.

"Kalau tidak, masyarakat Indonesia yang lebih dari 250 juta jiwa penduduknya akan menjadi pasar saja bagi negara-negara ASEAN yang lainnya," ujarnya.

Selain itu, melalui PPI 2014, Hidayat juga menyatakan hal itu sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah yakni Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), yang dilandaskan pada Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2009

"Sesuai instruksi Presiden semua pengadaan barang yang menggunakan APBN atau APBD diprioritaskan membeli produk dalam negeri, termasuk apabila selisih harga mencapai 15 persen lebih mahal dibandingkan produk luar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB