Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Doddy Rosadi

Kamis, 05 Juni 2014 | 12:58 WIB
Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dinilai hanya faktor musiman. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi perekonomian global khususnya Cina yang terus menurun dan situasi politik di dalam negeri menjelang pemilu presiden ikut mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Kata Agus, perekonomian Cina yang dalam 20 tahun terakhir selalu tumbuh di atas 10 persen kini hanya sekitar 7,4 persen. Ityu memberikan dampak terhadap nilai tukar rupiah. Selain itu, melemahnya rupiah juga merupakan respon pasar terhadap pemilu presiden yang sudah mulai memasuki masa kampanye.

“Ada kondisi terakhir perkembangan politik d mana ada pelaksanaan pemilu presiden yang mulai memasuki mekanisme kampanye dan hanya ada dua calon Presiden sehingga menimbulkan persaingan ketat. Saya menilai itu adalah respon pasar dan ini hanya faktor musiman,” kata Agus usai penandatangan Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Mahkamah Agung di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Agus menambahkan, neraca perdagangan di kuartal kedua yang defisit juga memberikan tekanan kepada nilai tukar rupiah. Kata dia, neraca perdagangan di kuartal kedia biasanya memang defisit setiap tahun.

Namun, Agus optimistis neraca perdagangan di kuartal ketiga akan semakin baik. Dengan membaiknya neraca perdagangan, maka nilai tukar rupiah bisa kembali menguat terhadap dolar Amerika.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah sebesar empat poin menjadi Rp11.864 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.860 per dolar Amerika.

Permintaan dolar Amerika yang tinggi akan membuat nilai tukar rupiah melemah. Defisit neraca perdagangan juga akan semakin menekan rupiah karena nilai impor yang menggunakan mata uang dolar Amerika lebih tinggi dibandingkan ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Kaji Klarifikasi Hatta Soal Tudingan Curi Start Kampanye

Bawaslu Kaji Klarifikasi Hatta Soal Tudingan Curi Start Kampanye

News | Kamis, 05 Juni 2014 | 11:10 WIB

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Kembali Menguat

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Kembali Menguat

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2014 | 19:20 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB