Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 05 Juni 2014 | 12:58 WIB
Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dinilai hanya faktor musiman. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi perekonomian global khususnya Cina yang terus menurun dan situasi politik di dalam negeri menjelang pemilu presiden ikut mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Kata Agus, perekonomian Cina yang dalam 20 tahun terakhir selalu tumbuh di atas 10 persen kini hanya sekitar 7,4 persen. Ityu memberikan dampak terhadap nilai tukar rupiah. Selain itu, melemahnya rupiah juga merupakan respon pasar terhadap pemilu presiden yang sudah mulai memasuki masa kampanye.

“Ada kondisi terakhir perkembangan politik d mana ada pelaksanaan pemilu presiden yang mulai memasuki mekanisme kampanye dan hanya ada dua calon Presiden sehingga menimbulkan persaingan ketat. Saya menilai itu adalah respon pasar dan ini hanya faktor musiman,” kata Agus usai penandatangan Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Mahkamah Agung di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Agus menambahkan, neraca perdagangan di kuartal kedua yang defisit juga memberikan tekanan kepada nilai tukar rupiah. Kata dia, neraca perdagangan di kuartal kedia biasanya memang defisit setiap tahun.

Namun, Agus optimistis neraca perdagangan di kuartal ketiga akan semakin baik. Dengan membaiknya neraca perdagangan, maka nilai tukar rupiah bisa kembali menguat terhadap dolar Amerika.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah sebesar empat poin menjadi Rp11.864 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.860 per dolar Amerika.

Permintaan dolar Amerika yang tinggi akan membuat nilai tukar rupiah melemah. Defisit neraca perdagangan juga akan semakin menekan rupiah karena nilai impor yang menggunakan mata uang dolar Amerika lebih tinggi dibandingkan ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Kaji Klarifikasi Hatta Soal Tudingan Curi Start Kampanye

Bawaslu Kaji Klarifikasi Hatta Soal Tudingan Curi Start Kampanye

News | Kamis, 05 Juni 2014 | 11:10 WIB

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Kembali Menguat

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Kembali Menguat

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2014 | 19:20 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB