Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Pertamina Akui Sulitnya Salurkan BBM ke NTT

Siswanto | Suara.com

Senin, 09 Juni 2014 | 13:04 WIB
Pertamina Akui Sulitnya Salurkan BBM ke NTT
Warga antre mendapatkan solar di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). (Antara/Saiful Bahri)

Suara.com - Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budaya mengakui tantangan yang dihadapi perusahaannya untuk menyalurkan BBM ke wilayah Nusa Tenggara Timur, berat. Meskipun demikian, katanya, Pertamina tetap berusaha mendistribusikan BBM ke wilayah Indonesia Timur.

“Penyaluran BBM ke wilayah NTT memang sulit, ada beberapa alasan, namun Pertamina dengan sekuat tenaga berupaya mengatasi tantangan dan hambatan tersebut agar BBM dapat tetap tersalurkan kepada masyarakat dengan baik,” kata Hanung, Senin (9/6/2014).

Hanung menyebutkan tantangan yang dihadapi dalam menyalurkan BBM ke wilayah timur, di antaranya medan dan kontur jalan yang sulit dilalui mobil tangki kompartemen 16 dan 24 KL serta serta cuaca yang kurang kondusif.

Usaha yang dilakukan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan BBM di daerah-daerah di NTT, kata Hanung, telah membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat dari realisasi penyaluran BBM jenis premium dan solar, rata-rata tumbuh 11 persen dan 10 persen per tahun.

Jika tahun 2009 penyaluran premium mencapai sekitar 176 ribu KL dan solar sekitar 94 ribu KL, pada 2013 realisasi penyaluran telah mencapai masing-masing 256 ribu KL dan 134 ribu KL.

"Usaha kita cukup berhasil, karena setiap tahunnya penyaluran BBM ke NTT terjadi peningkatan 10 hingga 11 persen tiap tahunnya," katanya.

Selanjutnya, penyaluran premium hingga akhir Mei 2014, kata Hanung, telah mencapai sekitar 106 ribu KL, sedangkan distribusi solar mencapai sekitar 40 ribu KL.

Hanung menjelaskan total SPBU di NTT mencapai 60 unit, Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) delapan unit, Solar Packed Dealer untuk Nelayan (SPDN) sembilan unit, dan Agen Minyak Tanah (AMT) 41 unit.

Di wilayah ini juga terdapat 11 lembaga penyalur Pertamax dan enam lembaga penyalur solar non subsidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Turunkan Satgas di Jalur Mudik Lebaran

Pertamina Turunkan Satgas di Jalur Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 02 Juni 2014 | 17:46 WIB

"Eco-driving" Ajak Gunakan Bahan Bakar Rendah Sulfur

"Eco-driving" Ajak Gunakan Bahan Bakar Rendah Sulfur

Otomotif | Rabu, 28 Mei 2014 | 19:06 WIB

"Eco-driving" Diklaim Hemat BBM Hingga 20 Persen

"Eco-driving" Diklaim Hemat BBM Hingga 20 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Mei 2014 | 17:27 WIB

Terkini

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:04 WIB

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:57 WIB

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:51 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB