Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Tarif Naik, PLN Tidak Bisa Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik

Doddy Rosadi

Rabu, 11 Juni 2014 | 08:36 WIB
Tarif Naik, PLN Tidak Bisa Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik
Suasana pemukiman warga tampak gelap akibat pemadaman listrik di Jakarta Pusat. (Antara/Rosa Panggabean)

Suara.com - Kenaikan tarif dasar listrik tidak mempunyai hubungan langsung dengan pemadaman listrik. Karena itu, PT PLN berharap masyarakat memahami bahwa kenaikan tarif akan membuat tidak ada lagi pemadaman listrik akan langsung.

Juru bicara PT PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, tujuan utama dari kenaikan tarif listrik yaitu mengurangi subsidi pemerintah untuk sektor listrik. Di satu sisi, kenaikan tarif memang membuat PLN menerima kenaikan pembayaran dari pelanggan.

Akan tetapi, PLN memerlukan dana lebih beas lagi untuk investasi di sektor listrik seperti membangun pembangkit listrik yang baru. Masalah lainnya adalah tidak mudah untuk mendapatkan izin membangun pembangkit listrik.

“Sebagai contoh, PLTA di Asahan 3 itu sudah kami usulkan sejal 2004 tetapi izinnya sulit sekali untuk keluar. Baru tahun ini pemda setempat mengeluarkan izin. Setelah itu kami masih harus menunggu izin dari Kementerian Kehutanan karena lokasinya memang di wilayah hutan. Itu salah satu contoh sulitnya PLN untuk mendirikan pembangkit listrik baru guna menambah produksi listrik,” kata Bambang kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (11/6/2014).

Bambang menambahkan, PLN memastikan akan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan setelah tarif listrik naik. Namun, PLN tidak bisa menjamin bahwa dengan kenaikan tarif maka tidak akan ada lagi pemadaman listrik.

Kemarin, Pemeintah dan DPR sudah sepakat untuk menaikkan tarif listrik mulai 1 Juli nanti. Kenaikan TDL ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi subsidi energi dalam Anggara Pendapatan dan Belanja Negara 2014. Kenaikan tarif berlaku untuk pelanggan rumah tangga dan industri. Hanya pelanggan dengan golongan 450 VA dan 900 VA yang tidak naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Infrastruktur Listrik Masih Bermasalah

Jokowi: Infrastruktur Listrik Masih Bermasalah

News | Senin, 09 Juni 2014 | 16:27 WIB

Semua Warga di Pulau Lemukutan Pakai Listrik Prabayar

Semua Warga di Pulau Lemukutan Pakai Listrik Prabayar

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2014 | 12:45 WIB

YLKI: Sektor Industri Bisa Minta Kompensasi ke PLN

YLKI: Sektor Industri Bisa Minta Kompensasi ke PLN

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2014 | 15:20 WIB

PLN: Tak Akan Ada Lagi Pemadaman Listrik Bergilir

PLN: Tak Akan Ada Lagi Pemadaman Listrik Bergilir

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2014 | 15:00 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×