Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bangun Infrastruktur, Jokowi Siap Gandeng Swasta

Laban Laisila

Jum'at, 20 Juni 2014 | 22:02 WIB
Bangun Infrastruktur, Jokowi Siap Gandeng Swasta
Capres Joko Widodo memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, Sabtu (7/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo janji akan mengajak rekanan swasta untuk membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia untuk melancarkan dunia usaha kalau anggaran negara tidak cukup.

Janji itu diucapkan Jokowi saat dialog capres cawapres 2014 yang digelar Kamar Dagang Industri (KADIN) malam ini Jumat (20/6/2014), di Jakarta Theater Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

“Kalau APBN ada duitnya, kalau tidak dan dunia usaha siap, silakan. Tapi kembali lagi soal perizinan, karena itu, sederhanakan, selesaikan, kuncinya hanya di situ. Di lapangan hanya itu masalahnya, ngga ada yang lain,” sebut Jokowi.

Selain soal perizinan, Jokowi juga mencoba meluruskan soal istilah ‘tol laut’ yang kerap diungkapkannya sebagai terobosan untuk menghubungkan transportasi antar pulau dan melancarkan perekonomian.

“Saya sampaikan tol laut, itu bukan buat jalan tol laut. Tapi mondar-mandirnya kapal dari ujung timur-barat dan balik lagi,” jelasnya.

“Yang saya lihat, ongkos kita mahal. Rasa keadilan itu yang kita kejar. Sebelum kapal datang, dibuat deep seaport jadi semuanya bisa merapat dimanapun, tidak hanya di Tanjung Priok,” tambah Jokowi lagi.

Dialog ini sengaja digelar sebagai kesempatan bagi pengusaha untuk menggali visi dan misi seputar dunia usaha.

Anggota Steering Committee atau Pantia Pengarah dialog Kadin dengan Capres-Cawapres Natsir Mansyur kepada Suara,com mengungkapkan, kedua kandidat akan ditanyai pertanyaan yang sangat spesifik.

“Macam-macam. Masalah infrastruktur, konektifitas, pangan sampai energi,” jelas Natsir yang memberikan penjelasan melalui telepon

Dialog yang dihadiri ratusan pengusaha ini disiarkan di televisi bersiaran nasional dan rencananya dimulai pada pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB yang dibagi dalam dua tahap.

Pukul 18.30-20.00 dialog untuk pasangan Prabowo-Hatta dan pukul 20.30-22.00 untuk Jokowi dan JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Izin Perindustrian 1-2 tahun? 1-2 Menit Bisa Kok

Jokowi: Izin Perindustrian 1-2 tahun? 1-2 Menit Bisa Kok

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2014 | 21:46 WIB

Tak Ada Prabowo, Jokowi Lebih Santai Berdialog

Tak Ada Prabowo, Jokowi Lebih Santai Berdialog

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 21:28 WIB

Tiga Sebab yang Menghambat Daya Saing Ekonomi Versi Jokowi

Tiga Sebab yang Menghambat Daya Saing Ekonomi Versi Jokowi

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2014 | 21:10 WIB

Jokowi: Yang Penting Bangun Bendungan, Baru Buka Sawah

Jokowi: Yang Penting Bangun Bendungan, Baru Buka Sawah

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2014 | 21:08 WIB

Prabowo-Hatta Siap Ubah Hutan Rusak Jadi Lahan Produktif

Prabowo-Hatta Siap Ubah Hutan Rusak Jadi Lahan Produktif

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2014 | 19:43 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB