Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB
Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik  yang Paling Menguras Isi Dompet
Ilustrasi mobil listrik (magnific/freepik)
baca 10 detik
  • Studi penyedia garansi Inggris mengungkapkan bahwa komponen kelistrikan dan kaki-kaki mobil listrik bekas justru lebih sering mengalami kerusakan.
  • Biaya perbaikan sistem kelistrikan, sensor, dan suspensi pada mobil listrik bekas dapat mencapai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.
  • Baterai mobil listrik terbukti memiliki ketahanan yang sangat baik dibandingkan komponen lainnya meski biaya penggantiannya tetap menjadi perhatian utama.

Suara.com - Banyak calon pembeli mobil listrik bekas di kota besar masih dihantui ketakutan akan biaya perbaikan baterai yang selangit. Namun sebuah studi terbaru dari penyedia garansi asal Inggris justru mengungkap kenyataan yang sangat berbeda. Ternyata bukan baterai utama yang paling sering mengalami gangguan melainkan komponen kelistrikan dan sektor kaki-kaki.

Data klaim garansi menunjukkan bahwa masalah pada sistem kelistrikan seperti sensor dan mekanisme penguncian pintu atau central locking menjadi jenis kerusakan paling dominan. Biaya perbaikannya pun tidak bisa dianggap remeh karena rata-rata penggantian sensor mencapai sekitar 17,8 juta rupiah. Bahkan dalam kasus tertentu angka tersebut bisa melonjak drastis hingga tembus 89,3 juta rupiah.

Selain urusan kabel dan sensor komponen suspensi seperti wishbone juga menjadi beban finansial nyata bagi pemilik mobil listrik bekas. Rata-rata biaya penggantian komponen ini berada di kisaran 27,1 juta rupiah. Berat kendaraan listrik yang jauh lebih masif dibandingkan mobil konvensional menjadi alasan utama mengapa sistem kaki-kaki bekerja lebih keras dan akhirnya lebih cepat mengalami keausan.

Meski baterai menjadi kekhawatiran utama para konsumen data di lapangan menunjukkan komponen ini memiliki daya tahan yang sangat baik. Sebagian besar produsen otomotif dunia juga sudah membekali unit mereka dengan masa garansi baterai yang jauh lebih panjang daripada bagian kendaraan lainnya. Walaupun biaya perbaikannya jika terjadi kerusakan bisa mencapai lebih dari 140,8 juta rupiah baterai justru sangat jarang dilaporkan bermasalah oleh para pemilik.

Salah satu komponen dengan biaya servis paling mengerikan justru datang dari on-board charger. Alat yang berfungsi mengatur proses pengisian daya ini memiliki rata-rata biaya perbaikan sekitar 47,5 juta rupiah. Bahkan nilai klaim paling ekstrem tercatat menyentuh angka 230 juta rupiah. Temuan ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih teliti mengecek kondisi suspensi dan sistem kelistrikan umum sebelum memutuskan memboyong unit mobil listrik bekas ke garasi. Kesalahan dalam memprediksi kerusakan bisa berujung pada tagihan bengkel yang melambung tinggi di luar perkiraan awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik

Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:56 WIB

Mobil Listrik Murah Suzuki Siap Mengaspal, Dimensi Mirip Karimun Wagon R

Mobil Listrik Murah Suzuki Siap Mengaspal, Dimensi Mirip Karimun Wagon R

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:31 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×