Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Turunkan Gas Rumah Kaca, ADB Siapkan Dana Perwalian

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 25 Juni 2014 | 16:04 WIB
Turunkan Gas Rumah Kaca, ADB Siapkan Dana Perwalian
Logo ADB

Suara.com - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank, ADB) membentuk dana perwalian (trust fund) untuk mendukung penerapan teknologi maju rendah karbon di beberapa negara anggotanya, termasuk Indonesia, melalui dana hibah sebesar 17,65 juta dolar Amerika dari Pemerintah Jepang.

Menteri Lingkungan Hidup Jepang Nobuteru Ishihara dan Presiden ADB Takehiko Nakao hari ini menandatangani Nota Kesepakatan untuk Kerjasama di Bidang Lingkungan, yang akan memasukkan kerjasama untuk penerapan yang efektif bagi Japan Fund for the Joint Crediting Mechanism (JFJCM).

“Dibentuknya JFJCM adalah langkah tepat yang diperlukan saat ini, sebagai jawaban atas tingginya permintaan terhadap infrastuktur rendah karbon yang berkelanjutan di Asia dan Pasifik,” ungkap Presiden Nakao pada saat upacara penandatanganan, dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Selasa (24/6/2014).

Kata dia, dana ini merupakan dukungan finansial untuk mengurangi biaya penerapan teknologi maju rendah karbon, seperti hal-hal yang berhubungan dengan skema pengolahan sampah menjadi energi dan teknologi jaringan pintar (smart grid), yang biasanya memerlukan investasi awal yang besar dan jangka pengembalian modal yang panjang.

Seiring dengan tingginya tingkat pertumbuhan Asia-Pasifik, kawasan ini telah menjadi salah satu penghasil emisi gas rumah kaca utama di dunia, dengan emisi karbondioksida (CO2) dari kawasan ini mencapai 43% dari emisi CO2 global.

Angka tersebut diperkirakan akan meningkat sebesar 50% pada 2035. Negara-negara berkembang di kawasan ini akan memerlukan investasi yang memadai, agar dapat bertransisi menuju pertumbuhan yang rendah karbon.

Adopsi teknologi maju rendah karbon seringkali terhadang oleh berbagai kendala, antara lain tingginya investasi awal yang dibutuhkan, serta adanya kekhawatiran bahwa teknologi baru semacam ini tidak akan berfungsi sebagaimana direncanakan.

Dalam hal ini, JFJCM menawarkan pembiayaan hibah di awal dan disertai oleh dukungan berupa bantuan teknis untuk menangani berbagai kendala tersebut.

Dengan terbentuknya JFJCM, ADB menjadi institusi pembangunan multilateral pertama yang memiliki dana perwalian untuk mendukung proyek-proyek penurunan gas rumah kaca di bawah Joint Crediting Mechanism (JCM).

JCM adalah mekanisme pasar karbon bilateral antara Pemerintah Jepang dan negara-negara berkembang untuk mempromosikan proyek-proyek penurunan emisi gas rumah kaca. Mekanisme ini melengkapi skema pasar karbon multilateral yang sudah ada, termasuk Clean Development Mechanism (CDM), serta menggunakan pendekatan yang serupa dengan CDM untuk pembiayaan dan perhitungan penurunan emisi gas rumah kaca yang terverifikasi.

Negara-negara yang berhak mengakses pembiayaan dari JFJCM adalah negara berkembang anggota ADB yang telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang JCM dengan Pemerintah Jepang. Sampai saat ini, terdapat delapan negara yang berhak mengakses pembiayaan tersebut: Banglades, Indonesia, Kamboja, Laos, Maladewa, Mongolia, Palau, dan Vietnam dan diharapkan akan terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen

ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:39 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB