Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Kadin: BBM Subsidi Membuat Konsumen Boros dan Manja

Doddy Rosadi

Minggu, 03 Agustus 2014 | 09:58 WIB
Kadin: BBM Subsidi Membuat Konsumen Boros dan Manja

Suara.com - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tidak setuju dengan keputusan pemerintah untuk membatasi penjualan BBM subsidi. Ketua Umum Kadin Suryo Agung Sulistio mengatakan, kebijakan tersebut tidak akan efektif.

Menurut dia, cara yang paling efektif untuk menekan dana subsidi BBM di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014 adalah dengan menghapus BBM subsidi.

Dengan adanya subsidi kepada BBM, kata Suryo, warga Indonesia menjadi boros dan manja. Menurut dia, masyarakat selalu punya keinginan untuk berpergian dengan menggunakan kendaraan pribadi karena harga bensin yang murah.

“Coba kta lihat, negara yang lebih miskin dari Indonesia seperti Timor Leste, Kamboja atau Vietnam, harga BBM nya jauh lebih mahal dibandingkan harga BBM di Indonesia. Kan tidak masuk di akal, bbm subsidi ini hanya buang-buang uang saja dan memperkaya para penyelundup," kata Suryo ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Minggu (3/8/2014)..

Ia menambahkan, dengan adanya subsidi ini para nelayan juga mulai malas menangkap ikan karena lebih untung menjual solar subsidi yang mereka terima ke industri.

Suryo menambahkan, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono seharusnya berani melakukan gebrakan dengan menghapus BBM subsidi. Karena, kata dia, membengkaknya anggaran untuk subsidi BBM di APBN merupakan kesalahan dari pemerintahan SBY-Boediono.

“Mereka kan tidak akan menjadi bagian dari pemerintah lagi sehingga tidak harus takut untuk tidak populer. Masa pemerintahan SBY-Boediono akan mewariskan masalah ini kepada pemerintahan berikutnya?” tanya Suryo.

Mulai besok, BPH Migas akan membatasi penjualan solar subsidi di SPBU. Soalr subsidi hanya akan dijual pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore. Sementara itu, SPBU yang ada di area istirahat di jalan gol juga tidak akan lagi menjual premium.

Keputusan ini diambil untuk menjaga konsumsi BBM subsidi hingga akhir tahun tetap 46 juta kilo liter. Hingga akhir Juni lalu, konsumsi BBM subsidi sudah mencapai 22,9 juta kilo liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Tak Bisa Hapus Begitu Saja Subsidi BBM

Pemerintah Tak Bisa Hapus Begitu Saja Subsidi BBM

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 17:27 WIB

Jangan Bebani Pemerintahan Jokowi-JK dengan Subsidi BBM

Jangan Bebani Pemerintahan Jokowi-JK dengan Subsidi BBM

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 21:05 WIB

Pertamina: Tanpa Pembatasan, Premium Habis 19 Desember

Pertamina: Tanpa Pembatasan, Premium Habis 19 Desember

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 17:21 WIB

Terkini

Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?

Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?

Sumsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:44 WIB

Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia

Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia

Banten | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:44 WIB

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:37 WIB

Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan

Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:35 WIB

Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?

Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:35 WIB

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:34 WIB

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:33 WIB

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:32 WIB

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

×