Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Karen Agustiawan, Perempuan Penakluk Pertamina

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2014 | 14:53 WIB
Karen Agustiawan, Perempuan Penakluk Pertamina
Dirut PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan [Yahoo! Indonesia/Bernard Chaniago]

Suara.com - Karen Agustiawan sepertinya sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang penakluk di PT Pertamina. Pada 2008, dia diangkat sebagai Direktur Hulu PT Pertamina.  Jabatan Direktur Hulu yang bertugas untuk mengawasi eksplorasi minyak selama ini dikuasai oleh laki-laki. Belum ada seorang perempuan pun yang dipercaya untuk memegang jabatan yang “macho” itu hingga muncul nama Karen Agustiawan.

Perempuan kelahiran 19 Oktober 1958 itu hanya satu tahun memegang jabatan sebagai Direktur Hulu. Dia mendapatkan promosi untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina menggantikan Ari H. Soemarno.

Untuk kali pertama, PT Pertamina yang merupakan BUMN minyak terbesar di Indonesia dipimpin oleh seorang perempuan. Karen Agustiawan mematahkan tradisi di perusahaan minyak itu bahwa seorang perempuan pun bisa menjadi pemimpin.

Karen merupakan sosok yang tenang dan selalu menata semua kalimat yang keluar dari mulutnya. Inilah yang membuat jurnalis yang meliput di sektor pertambangan menganggap Karen sebagai narasumber yang pelit “ngomong.”

“Saya tahu harapan besar publik kepada saya sebagai Dirut Pertamina. Pertamina ini berbeda, sangat kompleks karena mempunyai peranan sangat penting bagi Indonesia. Ini yang memotivasi saya untuk bekerja lebih baik,” ujarnya ketika itu.

Sebagai seorang perempuan di posisi tertinggi di Pertamina, apakah Karena merasa rekan kerja laki-lakinya melakukan diskriminasi?

“Saya tidak tahu, mungkin prasangka itu ada tetapi saya tidak menyadarinya. Saya terlalu tertarik dengan pekerjaan saya sehingga tidak ada waktu untuk memikirkan pendapat orang lain tentang saya,” jelasnya.

Ketika diangkat menjadi Dirut Pertamina, Karen langsung menyampaikan enam program kerja antara lain semua program mengedepankan aspek efektif, efisien dan keselamatan operasi serta mempertahankan momentum perubahan, bersikap terbuka, jujur, berani, dan profesional.

Di bawah tangan dingin Karen, Pertamina berubah dari BUMN yang merugi menjadi BUMN yang menguntungkan. Pada 2009, laba Pertamina hanya 1,55 miliar dolar Amerika. Satu tahun menjadi Dirut, Karen meningkatkan laba Pertamina menjadi 1,8 miliar dolar Amerika dan 2,4 miliar dolar Amerika pada 2011.

Pada 2012, laba Pertamina kembali naik menjadi 2,7 miliar dolar Amerika dan menembus posisi tertinggi 3 miliar dolar Amerika pada 2013. Di tengah kecenderungan penurunan produksi minyak nasional, produksi migas Pertamina tahun 2013 justru meningkat menjadi 465.220 boepd jika dibandingkan dengan capaian 2012 sebesar 461.630 boepd.

Sukses memimpin Pertamina membuat Karen masuk dalam daftar Asia's 50 Power Businesswomen" yang disusun majalah Forbes. Bukan itu saja, Karen juga membawa Pertamina menembus posisi 122 dalam daftar 500 perusahaan terbaik dunia yang disusun dalam daftar Fortune Global 2013. Prestasi itu berhasil dipertahankan pada tahun berikutnya.

Karena Agustiawan sudah mengajukan pengunduran diri kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan setelah malang melintang selama 6,5 tahun di Pertamina. Perempuan bertangan dingin itu akan meninggalkan Pertamina dalam kondisi keuangan terbaik di sepanjang sejarah BUMN itu.

Karen dikabarkan mendapat tawaran kerja dari dua institusi internasional yang salah satunya adalah Harvard University. Sukses di Pertamina, Karen akan selalu dikenang sebagai perempuan dan Dirut pertama yang membawa BUMN minyak itu masuk dalam daftar Fortune Global 500. (Dari berbagai sumber)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirut Pertamina Dapat Tawaran Kerja di Dua Institusi

Dirut Pertamina Dapat Tawaran Kerja di Dua Institusi

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 17:30 WIB

Menteri BUMN: Dirut Pertamina Ingin Ngajar di Universitas Harvard

Menteri BUMN: Dirut Pertamina Ingin Ngajar di Universitas Harvard

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 12:36 WIB

Dirut Pertamina Mengundurkan Diri

Dirut Pertamina Mengundurkan Diri

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 11:28 WIB

Terkini

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:05 WIB

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:31 WIB

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:23 WIB