Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

KPSI Minta Upah Murah Dihapus Sebelum MEA

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 23 September 2014 | 02:43 WIB
 KPSI Minta Upah Murah Dihapus Sebelum MEA
Unjuk rasa buruh [Dok. suara.com/ Bowo Raharjo]

Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia meminta kebijakan upah murah bagi para buruh di Tanah Air dihapuskan sebelum Masyarakat Ekonomi ASEAN diberlakukan pada 2015.

"Sikap KSPI jelas sebelum diterapkan AEC adalah kebijakan upah murah harus dihapus oleh pemerintah, yaitu meminta pemerintah baru menaikkan upah minimum 2015 sebesar 30 persen," kata Presiden KPSI Said Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (22/9/2014).

Menurut Said Iqbal, MEA yang akan menjadikan Indonesia sebagai pasar bebas di kawasan ASEAN akan berdampak negatif untuk buruh.

Hal itu, ujar dia, terbukti dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi sebagai target MEA ternyata juga meningkatkan angka Gini Ratio.

Angka Gini Ratio digunakan untuk mengukur kesenjangan antara pendapatan tertinggi masyarakat dengan pendepatan terendah masyarakat.

Dengan demikian, semakin besar angka Gini Ratio berarti semakin lebar ketimpangan antara orang kaya dan orang miskin.

"Seperti di Indonesia pertumbuhan ekonomi meningkat tiap tahun tapi Gini Ratio-nya juga naik yaitu 2012 (0,36), 2013 (0,39), dan 2014 (0,41)," katanya.

Ia mengemukakan, hal itu berarti pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati kelas menengah-atas sedangkan kelas menengah-bawah termasuk buruh semakin turun upah riilnya.

Hal itu membuat KSPI khawatir MEA hanya akan kembali memiskinkan kaum buruh dan rakyat kecil.

"Standar internasional mensyaratkan bahwa pasar bebas bisa diberlakukan bila negara sudah menerapkan upah layak dan ada jaminan sosial yaitu jaminan pensiun dan jaminan kesehatan memadai," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Indonesia Harus Jadi Pemimpin di Sektor Pangan di ASEAN

Indonesia Harus Jadi Pemimpin di Sektor Pangan di ASEAN

Bisnis | Jum'at, 19 September 2014 | 13:54 WIB

Rasio Gaji Buruh dengan Pemimpin Perusahaan 1 Banding 100

Rasio Gaji Buruh dengan Pemimpin Perusahaan 1 Banding 100

Bisnis | Sabtu, 13 September 2014 | 21:43 WIB

Harga BBM Naik, Buruh Tetap Miskin Meski Punya Pekerjaan

Harga BBM Naik, Buruh Tetap Miskin Meski Punya Pekerjaan

Bisnis | Senin, 08 September 2014 | 12:45 WIB

Buruh Minta Upah Minimum Jabodetabek 3,2 Juta

Buruh Minta Upah Minimum Jabodetabek 3,2 Juta

Bisnis | Senin, 08 September 2014 | 12:30 WIB

Serikat Pekerja Indonesia Minta Kenaikan Upah Mininum 30-50 Persen

Serikat Pekerja Indonesia Minta Kenaikan Upah Mininum 30-50 Persen

News | Minggu, 07 September 2014 | 15:01 WIB

KSPI: Upah Minimum Indonesia Masih Rendah di Benua Asia

KSPI: Upah Minimum Indonesia Masih Rendah di Benua Asia

Bisnis | Minggu, 07 September 2014 | 14:06 WIB

Sumbangan Kampanye Capai Rp100 Miliar, Jokowi: Syukur Alhamdulillah

Sumbangan Kampanye Capai Rp100 Miliar, Jokowi: Syukur Alhamdulillah

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 18:01 WIB

Survei Prabowo Dekati Jokowi, Pengamat: Itu Psikologi Politik

Survei Prabowo Dekati Jokowi, Pengamat: Itu Psikologi Politik

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:56 WIB

Jokowi: Buruh Tak Perlu Banyak Berdemo

Jokowi: Buruh Tak Perlu Banyak Berdemo

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:44 WIB

Menangkan Prabowo-Hatta, Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan

Menangkan Prabowo-Hatta, Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 20:01 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB