Sektor Ini Paling Mudah untuk Menghasilkan Devisa

Doddy Rosadi

Kamis, 09 Oktober 2014 | 15:10 WIB
Sektor Ini Paling Mudah untuk Menghasilkan Devisa
Wapres Boediono (kiri). (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Wakil Presiden Boediono mengatakan pariwisata merupakan sektor paling mudah dan cepat bagi suatu negara untuk memperoleh devisa sehingga harus digarap serius dengan melibatkan seluruh instansi.

"Indonesia pun selama ini juga mengandalkan pariwisata sehingga sektor tersebut harus mendapat perhatian," kata Boediono saat memberikan pengantar dalam rapat koordinasi lintassektor untuk mendongkrak kepariwisataan di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis, (9/10/2014).

Hadir dalam rapat itu antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menteri Lingkungan Hidup Baltazhar Kambuaya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Sutarman.

Menjelang akhir masa tugas Kabinet Indonesia Bersatu II yang tinggal 10 hari lagi, Boediono menyelenggarakan rapat koordinasi lintassektor untuk mendongkrak kepariwisataan dan memandang perlu mengundang para pejabat kementerian/lembaga (K/L) melakukan koordinasi.

"Para pejabat eselon I dan birokrasi tentu masih meneruskan tugasnya sehingga koordinasi ini dapat dilanjutkan," kata Wapres.

Rapat dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) No 64 Tahun 2014. Dalam Perpres disebutkan Wapres adalah Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan sedangkan yang bertugas sebagai Ketua Harian adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tim Koordinasi ini menghimpun 13 kementerian dan lembaga pemerintah.

Boediono mengatakan untuk menjamin keberlanjutan koordinasi ini, dirinya meminta Menparekraf sebagai Ketua Harian untuk membuat matriks koordinasi bidang pariwisata yang lengkap. Rencananya Wapres Boediono akan menyampaikan matriks ini kepada Wapres yang akan datang sebagai Ketua Tim Koordinasi di pemerintaha periode mendatang.

Mari Pangestu mengatakan kementeriannya sudah menyusun rencana aksi untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Rencana aksi ini memetakan dengan rinci berbagai kebutuhan untuk mendukung pengembangan pariwisata di kawasan yang berpotensi besar sebagai daya tarik wisawatan luar negeri maupun domestik.

Misalnya, kawasan Danau Toba yang dikeliling tujuh kabupaten. Di sini banyak keramba ikan dan tidak mudah menjaga kebersihan dan kesehatan agar kondisi danau benar-benar menarik semua kalangan.

"Mengoordinasikan tujuh kabupaten juga bukan pekerjaan ringan," kata Mari.

Selain Danau Toba, rencana aksi yang sudah siap adalah untuk KSPN Kuta-Sanur-Nusa Dua dan KSPN Komodo dan sekitarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Teroris Tidak Ganggu Pariwisata Indonesia

Teroris Tidak Ganggu Pariwisata Indonesia

Lifestyle | Kamis, 25 September 2014 | 05:55 WIB

Pelaku Pariwisata Mulai Khawatir terhadap Kabut Asap

Pelaku Pariwisata Mulai Khawatir terhadap Kabut Asap

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 13:05 WIB

Pemkot Bandung Tawarkan Wisata Kuliner dan Belanja ke Turis Cina

Pemkot Bandung Tawarkan Wisata Kuliner dan Belanja ke Turis Cina

Bisnis | Kamis, 04 September 2014 | 11:00 WIB

Terkini

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 13:29 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

News | Senin, 14 September 2026 | 13:22 WIB

×