Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Telkom Incar 40 Juta Pelanggan Speedy Instan

Laban Laisila | Suara.com

Sabtu, 13 Desember 2014 | 04:45 WIB
Telkom Incar 40 Juta Pelanggan Speedy Instan
Telkom

Suara.com - Operator PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan jumlah pengguna aktif layanan internet prabayar Speedy Instan pada tahun 2015 mencapai 40 juta pelanggan, tumbuh 60 persen dari tahun 2014 yang diperkirakan mencapai 25 juta.

"Optimis pengguna layanan internet prabayar Speedy Instan bisa menembus angka 40 juta pelanggan, seiring dengan gencarnya program edukasi yang berfungsi sebagai media connectivity, content dan commerce," kata Plt Dirut Telkom Indra Utoyo, di Jakarta, Jumat (12/12/2014).

Menurut Indra, sejak diluncurkan tahun 2012, Speedy Instan melakukan banyak inovasi dan mengembangkan produknya sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses internet dengan cara yang lebih bijak.

"Saat ini penambahan jumlah pelanggan speedy instan cukup tinggi rata-rata mencapai 2 juta pelanggan per bulan," ujar Indra.

Telkom menggenjot jumlah pengguna speedy instant melalui berbagai program yang menyasar dunia pendidikan (sekolah, kampus), dunia usaha, mall, cafe, wisata kuliner, terminal bandara, layanan kesehatan, komunitas, dan rumah tangga.

Sementara itu Deputy EGM Personal Servicer Telkom Sujito, mengatakan untuk mendukung layanan speedy instan perseroan telah menggelar akses wifi sekitar 130.000 titik @wifi di seluruh Indonesia, dan ditargetkan mencapai 1 juta wifi pada akhir 2015.

Sujito menuturkan, Speedy Instan sudah memasuki tahap "customer digital experience" dimana pelanggan juga dapat menikmati layanan akses hingga 100 Mbps di 4.000 lokasi Wifi Corner yang tersebar di seluruh Indonesia, sedangkan pada beberapa lokasi lainnya Speedy Instan digelar dengan kapasitas hingga 20 Mbps.

Konten juga lebih atraktif karena pelanggan tidak hanya bisa menggunakan Speedy Instan untuk akses internet melalui @wifi.id tapi juga dapat menikmati berbagai Digital Content (UseeTV, Music, Games, Movie, Radio Online, e-Magazine, Hallostar dan lainnya).

Saat ini rata-rata penggunaan per pelanggan (ARPU) layanan speedy instan berkisar Rp25.000 per bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendapatan Telkomsel Dorong Peningkatan Laba PT Telkom

Pendapatan Telkomsel Dorong Peningkatan Laba PT Telkom

Bisnis | Rabu, 17 September 2014 | 16:17 WIB

PT Telkom Ekspansi ke Amerika Serikat dan Arab Saudi

PT Telkom Ekspansi ke Amerika Serikat dan Arab Saudi

Bisnis | Senin, 17 Maret 2014 | 17:03 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB