Tarik Investor dengan Energi Panas Bumi

Doddy Rosadi

Senin, 22 Desember 2014 | 12:29 WIB
Tarik Investor dengan Energi Panas Bumi
Ilustrasi: Energi panas bumi. (Shutterstock)

Suara.com - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan energi panas bumi di daerah itu berpotensi cukup besar untuk menarik investor menanamkan modalnya.

"Kita memiliki potensi energi panas bumi yang cukup banyak. Sebagian telah digarap, tetapi masih ada 11 titik panas bumi lagi di daerah ini yang belum tersentuh, dan bisa menarik investor ke Sumbar," katanya di Padang, Senin, (22/12/2014).

Menurut dia, sejumlah titik energi panas bumi yang telah menarik investor adalah energi panas bumi di Solok Selatan, sudah dikelola oleh PT Supreme Energy.

Energi panas bumi yang berada di Talang dan Talamau juga sudah menarik investasi dari pengusaha asal Turki.

"Sebelas titik yang masih tertinggal akan kita tawarkan pada investor yang berminat," kata dia.

Dia mengatakan, saat melakukan kunjungan ke Belarusia dan Rusia pada 25-29 November 2014, pihaknya juga menawarkan potensi energi panas bumi itu kepada sejumlah investor asal Rusia dan mendapatkan tanggapan positif.

Rencananya, sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Rusia-Indonesia di Moskow dan Asosiasi Pengusaha Rusia-Asean akan melakukan kunjungan balasan ke Sumatera Barat pada Februari 2015.

"Kita akan paparkan potensi energi panas bumi tersebut kepada mereka," kata Irwan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Sahkan RUU Panas Bumi

DPR Sahkan RUU Panas Bumi

Foto | Selasa, 26 Agustus 2014 | 15:27 WIB

DPR Sahkan RUU Panas Bumi Jadi Undang-undang

DPR Sahkan RUU Panas Bumi Jadi Undang-undang

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 14:31 WIB

Wapres: Listrik Panas Bumi Bisa Tekan Subsidi Energi

Wapres: Listrik Panas Bumi Bisa Tekan Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2014 | 14:47 WIB

Eksplorasi Panas Bumi Dilakukan di Kawasan Hutan Gunung Rajabasa

Eksplorasi Panas Bumi Dilakukan di Kawasan Hutan Gunung Rajabasa

Bisnis | Senin, 12 Mei 2014 | 11:45 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×