Lima Tahun Lagi, Tak Ada Kawasan Kumuh di Indonesia

Doddy Rosadi, Tengku Sufiyanto

Senin, 22 Desember 2014 | 21:15 WIB
Lima Tahun Lagi, Tak Ada Kawasan Kumuh di Indonesia
Andrinof Chaniago. (Antara/Fanny Octavianus)

Suara.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo menargetkan tidak ada lagi kawasan kumuh di Indonesia dalam 5 tahun mendatang.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah meluncurkan  program penanganan nasional bagi 38.431 hektar kawasan kumuh di seluruh Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengatakan, kebutuhan anggaran untuk mengatasi daerah kumuh mencapai Rp 384 triliun, yang diambil dari APBN, APBD, swadaya masyarakat, perbankan, hibah, dan CSR perusahaan.

"Rp 384 triliun untuk 5 tahun," kata Andrinof di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Andrinof mengungkapkan, dana tersebut dibutuhkan untuk penyediaan lahan dan pembangunan perumahan, membenahi rencana tata kota, memperluas akses pembiayaan serta menyediakan dasar terpadu sistem perkotaan.

"Pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada lagi kawasan kumuh di Indonesia," ungkapnya.

Direktur Permukiman dan Perumahan Bappenas Nugroho Tri Utomo menambahkan, penanganan kawasan kumuh juga terkait dengan kebiasaan masyarakat ke arah semangat kawasan bersih.

"Banyak sekali masalah perilaku kebiasaan dan sebagainya. Orang tinggal di wilayah kumuh bukan karena tidak mampu, tapi memilih karena ingin menghemat biaya hidup," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa tahapan yang akan dilalui dalam 5 tahun diawali dengan persiapan selama 2 tahun, yang meliputi pendataan, penyusunan modul, dan pemantapan program penanganan berbasis masyarakat.

Kemudian dilakukan sinkronisasi kebijakan sebagai dasar nasional, penarikan konsultan dan fasilitator, penguatan kerja sama pemerintah pusat dan daerah, serta inisiasi dengan pihak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PPN: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Luar Jawa

Menteri PPN: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Luar Jawa

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 11:20 WIB

6,7 Juta Keluarga Masih Tinggal di Rumah Kumuh

6,7 Juta Keluarga Masih Tinggal di Rumah Kumuh

Bisnis | Jum'at, 26 September 2014 | 18:35 WIB

Menteri PPN: 2015, Tingkat Kemiskinan Turun 10 Persen

Menteri PPN: 2015, Tingkat Kemiskinan Turun 10 Persen

Bisnis | Rabu, 30 April 2014 | 13:19 WIB

Bappenas Siapkan Rp1 Triliun untuk Bangun Jembatan Teluk Kendari

Bappenas Siapkan Rp1 Triliun untuk Bangun Jembatan Teluk Kendari

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2014 | 15:44 WIB

Terkini

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×