Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dirut BTN: Positif, Prospek Perbankan di 2015

Doddy Rosadi | Suara.com

Minggu, 04 Januari 2015 | 16:15 WIB
Dirut BTN: Positif, Prospek Perbankan di 2015
Dirut BTN Maryono. (Antara/Prasetyo Utomo)

Suara.com - Direktur Utama Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengharapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu melanjutkan kebijakannya untuk menjaga likuiditas agar tidak seperti yang terjadi pada tahun 2014 lalu.

"Yang telah dilakukan OJK dengan mengatur suku bunga deposito perbankan bisa terus dilakukan karena selisih tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) dan suku bunga di pasar sudah terlalu jauh dan itu semakin menekan perkembangan perbankan," kata Maryono di Jakarta, Minggu, (4/1/2015).

Dalam hal likuiditas, ia mengakui bahwa OJK telah mengeluarkan berbagai ketentuan yang membantu perbankan, termasuk BTN dalam melakukan perubahan-perubahan perhitungan LDR (loan to deposit ratio) sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi likuditas di pasar saat ini.

"Manajemen perbankan harus tetap hati-hati soal likuiditas ini. Peran OJK dalam mengendalikan likuiditas sangat diperlukan," katanya.

Meski terkendala likuiditas, lanjut Maryono, secara umum prospek perbankan pada tahun 2015 terlihat positif karena Pemerintah akan fokus pada pembangunan sektor riil yang akan mendorong penyehatan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

"Potensi ekonomi kita ke depan luar biasa karena pembangunan sektor riil akan banyak menggerakkan perekonomian rakyat dan ini akan mendorong perekonomian secara keseluruhan termasuk perbankan," katanya.

Ia juga menilai bahwa OJK memiliki peran yang banyak mendorong perkembangan sektor keuangan non bank dan sektor keuangan mikro yang nantinya juga akan banyak membantu perkembangan industri perbankan, karena kedua sektor itu sangat terkait dengan bisnis perbankan.

"OJK banyak melakukan kebijakan mendorong pembiayaan mikro, dan terus berusaha mengembangkan sektor asuransi dan industri keuangan non bank lainnya, Ini akan menjadi pasar yang baik bagi pertumbuhan industri perbankan," katanya.

Menurut Maryono, sejak mulai bertugas mengawasi perbankan pada 2014, OJK banyak mengeluarkan kebijakan yang membantu perkembangan perbankan secara umum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kantongi Restu OJK, Nixon LP Napitupulu Resmi Jadi Dirut BTN

Kantongi Restu OJK, Nixon LP Napitupulu Resmi Jadi Dirut BTN

Bisnis | Minggu, 11 Juni 2023 | 21:08 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB